Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Ada Pelecehan Seksual di Garuda, Sekarga Ungkap akan Tetap Kritis dan Objektif

Ketua Harian Serikat Karyawan Garuda, Tomy Tampatty mengatakan Sekarga akan tetap berpikir kritis dan juga objektif.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
zoom-in Diduga Ada Pelecehan Seksual di Garuda, Sekarga Ungkap akan Tetap Kritis dan Objektif
Wartakota/henry lopulalan
Perkerja PT Garuda Indonesia Tbk terdiri Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), Serikat Karyawan Garuda Indonesia (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) yang tergabung dalam Sekretariat Bersama usai memberikan keterangan di Senayan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2019). Mereka menyatakan sikap mengajak seluruh karyawan agar bersatu dan menghilangkan perberdaan dan mendukung penuh manajemen Garuda Indonesia yang sudah ditunjuk oeh pemerintah untuk terus menjalankan operasional menjelan Natal dan liburan akhir tahun.(Warta Kota/henry lopulalan) 

Akun tersebut dianggap sudah menyampaikan dan menyebarluaskan kabar yang tidak benar.

Yakni mengenai adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh para petinggi Garuda Indonesia.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), AKBP Adi Ferdian membenarkan adanya pelaporan tersebut.

AKBP Adi membenarkan pihak Polres Bandara Soetta telah menerima laporan terkait dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media elektronik.
AKBP Adi membenarkan pihak Polres Bandara Soetta telah menerima laporan terkait dugaan kasus pencemaran nama baik yang dilakukan melalui media elektronik. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

AKBP Adi menjelaskan laporan sudah masuk ke Polres Bandara Soetta, sejak Jumat (6/12/2019).

Dalam laporan tersebut dituliskan tuduhan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

AKBP Adi menuturkan akun Twitter @digeeembok dilaporkan berdasarkan Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 serta KUHP Pasal 310 dan 311.

"Ya memang pada tanggal 6 Desember 2019 ada masuk laporan ke Polres Bandara Soetta yang melaporkan diduga telah terjadi pencemaran nama baik melalui media elektronik," jelas AKBP Adi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Pasal yang digugat adalah UU Nomor 19 tahun 2016 maupun pasal 310 dan 311 KUHP," lanjutnya.

(Tribunnews.com/Febia Rosada Fitrianum)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas