Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Novel Baswedan Bawa Keberhasilan KPK ke PBB

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjadi pembicara dalam konferensi negara-negara pihak penandatanganan konvensi PBB

Novel Baswedan Bawa Keberhasilan KPK ke PBB
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Penyidik KPK Novel Baswedan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjadi pembicara dalam konferensi negara-negara pihak penandatanganan konvensi PBB menentang korupsi (COSP-UNCAC) yang diselenggarakan di Gedung Adnec, Abu Dhabi, Uni Emirates Arab, Senin (16/12/2019).

Menjadi pembicara tamu, Novel membawa keberhasilan KPK dalam menangani korupsi ke dunia internasional tersebut.

Ia memamerkan keberhasilan KPK menaikkan 21 poin indeks persepsi korupsi (IPK) dari semula 17 menjadi 38.

Selain itu, selama menjadi kepala satuan tugas (kasatgas) penyidik, sebanyak 197 tersangka berhasil dijebloskan ke penjara, termasuk eks ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar, eks Ketua DPR Setya Novanto, tiga menteri, enam gubernur, 72 anggota DPR/ DPRD, 18 bupati dan wali kota, dua jenderal polisi dan empat hakim, serta tiga jaksa.

Novel mengungkapkan dampak dari pekerjaannya tersebut adalah rentan diserang balik. Dari keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, tercatat tujuh teror dialaminya, seperti disiram air keras yang mengakibatkan kedua matanya hampir buta, tiga kali ditabrak motor dan mobil, dipenjarakan, dikriminalisasi dan beberapa bentuk teror lain.

Ia pun menyinggung penanganan perkara penyiraman air keras di Polri yang mengalami kemandekan hingga menyentuh hari ke-979.

"Risiko besar karena kita berbuat dengan benar. Jadi, tidak perlu takut," kata Novel.

Ia juga menyinggung kesepakatan antara Pemerintah dan DPR terhadap revisi Undang-Undang KPK membawa dampak kepada pelemahan kinerja lembaga antirasuah tersebut.

Oleh karena itu, Novel meminta agar PBB dapat mengeluarkan resolusi yang bisa melindungi pekerja KPK.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Sugiyarto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas