Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bahas Soal HAM, Sujiwo Tejo Singgung Definisi Manusia hingga Hak Asasi Hewan

Pembahasan soal Hak Asasi Manusia (HAM) tengah ramai menjadi perbincangan banyak kalangan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Bahas Soal HAM, Sujiwo Tejo Singgung Definisi Manusia hingga Hak Asasi Hewan
Tangkap Layar YouTube ILC
Tangkap Layar YouTube ILC Budayawan Sujiwo Tejo 

TRIBUNNEWS.COM - Pembahasan soal Hak Asasi Manusia (HAM) tengah ramai menjadi perbincangan banyak kalangan.

Hal tersebut lantaran, adanya pemberitaan yang menyebut Mahfud MD mengatakan tidak ada pelanggaran HAM di Era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pembahasan mengenai pidato Mahfud MD tersebut dibahas dalam acara Indonesia Lawyers Club, dengan tema 'Benarkah Tidak Ada Pelanggaran HAM Era Jokowi?', Selasa (17/12/2019).

Satu di antara yang berkomentar terkait masalah HAM adalah budayawan Sujiwo Tejo.

Sujiwo Tejo mengungkapkan kalau ingin membahas soal HAM maka harus mengerti dulu soal definisi manusia.

"Nah sekarang HAM itu apa definisinya, jangan-jangan jenderal-jenderal yang diduga terlibat HAM nggak usah diadili karena ternyata bukan manusia?" ujar Sujiwo Tejo.

Tangkap Layar YouTube ILC Sujiwo Tejo Komentari Wacana Ekspor Lobster ILC Ham Era Jokowi
Tangkap Layar YouTube ILC Sujiwo Tejo Komentari Wacana Ekspor Lobster ILC Ham Era Jokowi (Tangkap Layar YouTube ILC)

Sujiwo Tejo mengungkapkan, ilmu pengetahuan sekarang sudah maju, mestinya bisa mengukur mana manusia dan bukan manusia.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau kita ngomongin soal HAM, apa itu manusia? Harus jelas dulu,"

Karena faktanya ada yang kalau nggak dibentak nggak kerja, sudahlah kita fair aja," tambahnya.

Sujiwo Tejo lalu membandingkan soal cara guru mendidik zaman dirinya kecil dulu dengan sekarang.

Menurut Sujiwo Tejo, pada masa ini pendidikan di Indonesia semakin lembek karena takut melanggar HAM.

Dulu guru memarahi muridnya atau menjewer muridnya bisa dengan bebas dilakukan selama muridnya melakukan kesalahan.

Namun kini, guru memarahi muridnya saja tidak berani karena takut dilaporkan dan melanggar HAM.

"Karena bahaya kalau kita nuruti HAM, jangan-jangan kita jadi tersiksa oleh HAM karena kita hanya mikirin manusia,

karena ini poin yang penting yang mungkin nggak terpikir oleh para profesor," ungkap Sujiwo Tejo.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas