Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Erick Thohir Soal Jiwasraya: 6 Bulan Kami Akan Persiapkan Solusinya

Menteri BUMN Erick Thohir targetkan dalam enam bulan pihaknya akan mempersiapkan solusi untuk persoalan pada asuransi Jiwasraya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rica Agustina
Editor: Gigih
zoom-in Erick Thohir Soal Jiwasraya: 6 Bulan Kami Akan Persiapkan Solusinya
Tangkap Layar YouTube KompasTV
Tangkap Layar YouTube KompasTV Erick Thohir 

Ia yakin Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani dapat menyelesaikan persoalan pada asuransi Jiwasraya.

Kasus Jiwasraya, DPR Akan Panggil Sri Mulyani, Erick Thohir Hingga OJK

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerinda Andre Rosiade, menyebut jika solusi terkait gagal bayar Jiwasraya belum disepakati. Oleh karena itu DPR akan menggelar rapat gabungan pada awal 2020.

Andre Rosiade menyebutkan, nantinya DPR akan memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Otoritas Jasa Keuangan ( OJK).

Sebab sejauh ini belum ada solusi yang ditawarkan dari Jiwasraya terkait masalah gagal bayar kepada nasabah.

"Sampai sekarang kami belum pernah dengar solusi," kata Andre di DPR RI Senayan Jakarta Senin (16/12/2019) dikutip dari Kompas.com.

Andre berencana usai masa reses tahun baru maka akan diadakan pembicaraan lebih mendalam dengan Kementerian Keuangan, Kementerian BUMN dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rekomendasi Untuk Anda

Sejauh ini DPR RI masih berbicara dengan jajaran direksi Jiwasraya terkait masalah yang terjadi.

"Erick Thohir enggak kami undang hari ini. Setelah ini Jiwasraya akan ke Komisi XI didampingi Kemenkeu dan OJK. Di sini baru Jiwasraya saja, nanti setelah reses baru panggil Pak Erick Thohir juga," kata Andre.

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade
Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade (Tribunnews.com/ Taufik Ismail)

Andre menjelaskan, Komisi VI akan mengkaji solusi dari Jiwasraya setelah memanggil Erick Tohir.

"Januari atau Februari kita kejar supaya ada kepastian dan solusi. Mungkin nanti ada rapat gabungan setelah berjalan komisi VI dan XI. Ada kementerian BUMN, Kemenkeu, OJK, dan Jiwasraya. Setelah itu kita kaji perlu naik ke Pansus (panitia khusus DPR) atau tidak," katanya.

Adapun menurut Andre tiga solusi yang mungkin bisa dilakukan Jiwasraya. Misalkan saja membuat anak perusahaan, jual aset dan menunggu investor.

"Pertama ada rencana Kemenerian BUMN dan Jiwasraya bikin anak perusahaan. Kedua ada usaha mau jual aset agar terima uang cash untuk bayar nasabah. Ketiga menunggu investor," tegasnya.

Persoalan keuangan Jiwaswaya sudah terjadi cukup lama yang sampai saat ini belum terurai.

Jumlah aset Jiwasraya pada kuartal III-2019 hanya Rp 25,6 triliun, sementara utangnya Rp 49,6 triliun.

Artinya, total ekuitas atau selisih aset dan kewajiban Jiwasraya minus Rp 23,92 triliun.

(Tribunnews.com/Rica Agustina)(Kompas.com/Kiki Safitri)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas