Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Kamis 2 Januari 2020: 8 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

BMKG merilis peringatan dini untuk besok Kamis 2 Januari 2020, ada 8 wilayah berpotensi hujan lebat yaitu Banten, Bali, Kalimantan, hingga Maluku.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Kamis 2 Januari 2020: 8 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Grafis/Rahmandito Dwiatno
Prakiraan Cuaca 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan informasi mengenai prakiraan cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.

BMKG merilis peringatan dini untuk Kamis (2/1/2020), besok.

Sebagian besar wilayah Indonesia akan turun hujan ringan hingga lebat dan disertai petir.

Pada awal tahun 2020, masyarakat perlu mewaspadai cuaca ekstrem yang mungkin akan terjadi.

Laman resmi BMKG melalui web.meteo.bmkg.go.id, menyampaikan informasi bahwa mungkin akan terjadi beberapa cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.

Prakiraan Cuaca Besok Kamis, 2 Januari 2020:

Hal ini terjadi karena, massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di beberapa wilayah.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada wilayah Sumatera bagian tengah dan Sumatera bagian selatan, serta sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi mungkin terkonsentrasi oleh massa udara baasah.

Selain itu wilayah lain seperti sebagian Maluku, Papua Barat,dan sebagian besar Papua juga terjadi hal yang sama.

Daerah lain yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang atau kuat terdapat di wilayah Aceh, Riau, Bengkulu, Jambi, SumateraSelatan, Lampung, Banten.

Wilayah lain yang juga memiliki potensi konvektif labilitas kuat hingga sedang adalah wilayah Jawa Barat, Jabodetabek, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NusaTenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan,Sulawesi Utara, Gorontalo dan Papua juga masih terpantau memiliki nilai labilitas atmosfir berpotensi kuat hingga sedang.

Sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia barat Kep.Nias (925/900mb), Samudera Hindia selatan Jawa Timur (925/850mb) dan (925/700mb), serta diutara Australia (925/700mb).

Konvergensi terbentuk memanjang juga terjadi dari Jawa Barat hingga JawaTimur, dan Laut Banda.

Belokan angin terpantau terjadi di Sumatera bagian selatan, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas