Tribun

Banjir di Jakarta

Pastikan Pompa Berfungsi, Diam-Diam Jokowi Tinjau Waduk Pluit

Presiden Jokowi secara mendadak mennijau waduk Pluit, Jakarta Utara, sebelum beraktivitas di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/1/2020) pa

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Anita K Wardhani
zoom-in Pastikan Pompa Berfungsi, Diam-Diam Jokowi Tinjau Waduk Pluit
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo secara mendadak meninjau Waduk Pluit, Jakarta Utara, Jumat Pagi, 3 Januari 2020. Presiden ingin memastikan semua alat penanganan banjir yang ada di Waduk tersebut berfungsi secara optimal. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara mendadak mennijau waduk Pluit, Jakarta Utara, sebelum beraktivitas di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/1/2020) pagi.

Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan, tinjauan Presiden ke waduk Pluit berlangsung sekitar 30 menit, tanpa didampingi jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Presiden memastikan pompa berfungsi dengan baik, lihat alat berat dan ketemu pegawai di sana. Beliau memastikan semua pompa berfungsi dengan baik," ujar Bey saat dikonfirmasi.

Menurut Bey, setelah meninjau, Presiden kemudian kembali ke Istana Negara Jakarta untuk beraktivitas ke agenda selanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menilai banjir yang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta dan lainnya, karena terjadi kerusakan alam.

Baca: Wakil Ketua Komisi XI DPR: Langkah Jokowi Selamatan Jiwasraya On The Track

Baca: Jokowi dan Keluarga Sambut Tahun 2020 di Yogyakarta

Eskavator sedang mengeruk lumpur yang tampak sebagian mengering akibat kemarau di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (11/6/2019). Musim kemarau menyebabkan permukaan air di Waduk Pluit, menyusut dan berbau. Sehingga tampak sebagian lumpurnya kelihatan, kondisi waduk Pluit saat ini sangat disayangkan warga. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Eskavator sedang mengeruk lumpur yang tampak sebagian mengering akibat kemarau di Waduk Pluit, Jakarta Utara, Selasa (11/6/2019). Musim kemarau menyebabkan permukaan air di Waduk Pluit, menyusut dan berbau. Sehingga tampak sebagian lumpurnya kelihatan, kondisi waduk Pluit saat ini sangat disayangkan warga. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha (WARTA KOTA/Angga Bhagya Nugraha)

"Ini karena kerusakan ekosistem, kerusakan ekologi yang ada, tapi juga ada memang karena kesalahan kita yang membuang sampah di mana-mana, banyak hal," ujar Jokowi di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, (2/1/2020).

Menurut Jokowi, penanganan banjir yang utama saat ini yaitu menyelamatkan masyarakat yang menjadi korban banjir dengan sinergi semua instansi.

"Keselamatan keamanan masyarakat harus didahulukan," ucap Jokowi.

Setelah korban banjir tertangani dengan baik, kata Jokowi, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus bersama-sama mencegah terjadinya banjir kembali di masa depan.

"Nanti urusan penanganan banjir secara infrastrukturnya akan kita bicarakan setelah penanganan evakuasi selesai," tutur Jokowi.

"Saya ingin agar kerjasama ini dibangun pusat, provinsi, kabupaten dan kota. Sehingga semuanya bisa tertangani dengan baik," sambung Jokowi.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas