Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tri Rismaharini Diboyong ke Pilgub DKI Jakarta 2022, Ini Komentar PDI-P dan PKS

Kabar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang akan diboyong oleh PDIP Perjuangan ke panggung Pilgub DKI Jakarta 2022 kembali muncul ke permukaan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Wulan Kurnia Putri
zoom-in Tri Rismaharini Diboyong ke Pilgub DKI Jakarta 2022, Ini Komentar PDI-P dan PKS
Tangkap layar channel YouTube tvOneNews
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Nursyirwan Soejono (Tangkap layar channel YouTube tvOneNews) 

TRIBUNNEWS.COM -  Kabar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang akan diboyong oleh PDI-P ke panggung Pilgub DKI Jakarta 2022 kembali muncul ke permukaan.

Pemicunya berawal dari pujian yang dilontarkan Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri kepada Risma saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI-P, Sabtu (11/1/2020) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.

Menanggapi kabar tersebut, Risma tidak berani mengamini pencalonan dirinya di Pilgub 2022.

Risma menengaskan selama dirinya terpilih menjadi Wali Kota Surabaya merupakan rekomendasi dari Megawati.

"Saya tidak berani mengiyakan. Saya jadi wali kota dua kali, itu Ibu Mega memberikan rekomendasi ke saya"

"Saya juga tidak pernah meminta ke beliaunya," terang Risma.

Risma meyakini posisinya yang dipegang saat ini merupakan takdir yang telah digariskan oleh Tuhan. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya tidak bisa menghindari takdir saya, seperti takdir saya kenapa saya perempuan,"

"Orang boleh ngomong apa saja, suatu saat saya diminta pertanggung jawaban," tandas Risma.

Baca: Fakta-fakta di Balik Viral Skripsi Mahasiswi Indonesia Disimpan di Museum Manchester United

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, Nursyirwan Soejono tidak menampik kabar Risma yang dipersiapkan untuk menghadapi pertarungan perebutan kursi Gubernur DKI Jakarta.

Bahkan menurutnya, ada figur-fugur lain selain perempuan kelahiran 20 November 1961 tersebut.

"Kami banyak alternatif untuk disiapkan menjadi pimpinan di DKI Jakarta."

"Karena tentu hari ini nggak bisa katakan, hanya Bu Risma saja," kata Nursyirwan dikutip dari channel YouTube Talk Show tvOne, Senin (13/1/2020).

Nursyirwan juga menjelasakan pada dasarnya kepala daerah dimanapun yang telah memberikan manfaat kepada masayarakat harus siap dipindahkan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas