Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok Gandeng Kemensos, Bahas Subsidi Elpiji: Agar Tepat Sasaran

Komut Pertamina, Ahok melakukan pertemuan dengan Mensos Juliari Batubara untuk membahas soal subsidi elpiji tiga kg agar penyalurannya tepat sasaran.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
zoom-in Ahok Gandeng Kemensos, Bahas Subsidi Elpiji: Agar Tepat Sasaran
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Menteri Sosial Juliari Batubara (kiri) menggelar pertemuan dengan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (kanan), Kamis (16/1/2020) 

Sementara itu, Mensos Juliari Batubara menyatakan subsidi elpiji tiga kilogram akan menggunakan skema non tunai.

Hal ini dinilai paling efektif untuk membuat penyaluran bantuan ini dapat tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Yang pasti kami sifatnya, tentu yang paling tepat sasaran dengan non tunai begitu ya," ujarnya.

Juliari mengaku saat ini Kemensos sedang mempelajari terkait hasil pertemuan dengan Pertamina.

Mengingat ini merupakan pertemuan pertama mereka terkait subsidi elpiji tiga kilogram.

"Kami sedang pelajari, ini kan baru pembicaraan awal," kata Juliari.

"Sehingga secara detail kami tidak dapat bicarakan saat ini," imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski begitu, Kemensos mengaku sudah memiliki ide-ide awal yang dapat disinergikan oleh Pertamina dan Kemensos.

d
Menteri Sosial, Juliari Batubara (YouTube metrotvnews)

Dikutip dari Tribunnews.com, pemerintah melalui Kementerian ESDM berencana menerapkan sistem distribusi tertutup elpiji tiga kilogram mulai pertengahan 2020.

Yakni menyalurkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Nantinya, setiap satu keluarga yang menerima subsidi hanya boleh membeli tiga tabung gas dalam satu bulan.

Hal ini dilakukan guna adanya penyaluran energi yang tepat sasaran.

Sehingga akan meningkatkan efektivitas dalam anggaran subsidi di sektor energi.

Diketahui, anggaran disubsidi di sektor energi terus mengalami penurunan.

Tercatat dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pada 2020 ini pemerintah menganggarkan subsidi energi sebesar Rp 125,3 triliun.

Tentu anggaran ini lebih kecil dari tahun 2019 dan 2018.

Dimana pada 2019 pemerintah menganggarkan sebesar Rp 135,4 Triliun.

Sementara pada 2018 sebesar Rp Rp 153,5 Triliun. (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma/Ria Anatasia)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas