Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

BNN Perketat Penjagaan Pantai Timur Sumatera Untuk Cegah Peredaran Narkoba Dari Luar Negeri

Arman berujar daerah-daerah yang disebutkan itu merupakan daerah yang sangat rawan yang menjadi prioritas BNN untuk dilakukan P4GN.

BNN Perketat Penjagaan Pantai Timur Sumatera Untuk Cegah Peredaran Narkoba Dari Luar Negeri
Larasati Dyah Utami
Arman Depari 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) lewat Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan akan memperketat penjagaan di pantai Timur Sumatera.

Hal tersebut merupakan bentuk Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan Prekursor Narkotika untuk menghadapi serangan narkoba dari luar negeri.

"Yang paling banyak sekarang ini adalah daerah Pantai Timur Sumatera, mulai dari Aceh, Sumatra Utara, Sampai ke Lampung terus ke atas ke arah Kalimantan, Riau, dan Kepulauan Riau," ujarnya, Senin (20/1/2020).

Baca: Kronologi 3 Oknum Polisi Polda Maluku yang Tertangkap Pesta Narkoba di Asrama Sabhara Polda

Arman berujar daerah-daerah yang disebutkan itu merupakan daerah yang sangat rawan yang menjadi prioritas BNN untuk dilakukan P4GN.

Dalam hal ini BNN menyebut daerah-daerah tersebut sebagai daerah merah atau rawan terjadinya penyelundupan narkotika.

Baca: Kabar Terbaru Kasus Narkoba Nunung, Ungkap Soal Kurir hingga Akui Beli Sabu 3 Kali Sebulan

"Ini adalah perbatasan-perbatasan yang sangat rawan. Ini yang menjadi prioritas kita. Betul tadi semua memang sekarang ini sementara yang kita anggap daerah merah atau rawan," ujar Arman.

Terkait pentingnya berkordinasi dengan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Deputi Pemberantasan BNN tersebut mengatakan perlunya mengintegrasikan sejumlah lembaga dalam P4GN.

Kendati sudah ada lembaga atau badan terkait yang bertugas untuk melakukan penegakan hukum seperti BNN, Bea Cukai, Imigrasi, TNI maupun Kepolisian, akan tetapi masing-masing lembaga mempunyai prioritas yang berbeda-beda.

"Ini yang harus kita satukan, di samping prioritas masing-masing ini kita punya tugas bersama yaitu menjaga dan melindungi masyarakat kita terhadap peredaran gelap narkoba terutama yang datang dari luar negeri," ujarnya.

Baca: Diduga Terlibat Peredaran Narkoba, Kapolsek Payung Dicopot dari Jabatan

Dalam Upaya P4GN, selain bekerjasama dengan Kemendagri dan BNPP, BNN juga akan bekerjasama dengan TNI AL, Bakamla, KKP dan Kepolisian.

"Kita juga akan bekerjasama dengan stakeholder yang lain, termasuk para nelayan kita," ujar Arman.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas