Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PKS Kritik Menteri Pertahanan yang Sering ke Luar Negeri, Ini Kata Sohibul Iman hingga Prabowo

PKS mengkritik Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang sering bepergian ke Luar Negeri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Miftah
zoom-in PKS Kritik Menteri Pertahanan yang Sering ke Luar Negeri, Ini Kata Sohibul Iman hingga Prabowo
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Sohibul Iman dan Prabowo Subianto 

TRIBUNNEWS.COM - Belakangan, Partai PKS dan Partai Gerindra saling melempar komentar.

PKS sempat mengkritik Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang sering bepergian ke luar negeri dengan posisinya sebagai Menteri Pertahanan.

PKS mencatat, sekira tiga bulan menjadi menhan, Prabowo sudah berkunjung ke tujuh negara.

Presiden PKS, Sohibul Iman menyatakan, seorang pejabat harus mau untuk dikritik.

"Ketika mereka di luar sering mengkritik, kok sekarang ketika di dalam balik dikritik jadi tipis telinga."

"Terima, seorang pejabat itu adalah untuk satu sisi diikuti kebijakannya jika baik, dan satu sisi dikritik kalau kebijakannya tidak baik. Jadi, biasa-biasa saja," jelas Sohibul, dikutip Tribunnews dari kanal YouTube KompasTV, Rabu (22/1/2020).

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman usai diskusi bertajuk Sengketa Natuna dan Kebijakan Kelautan di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman usai diskusi bertajuk Sengketa Natuna dan Kebijakan Kelautan di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020). (Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda)

Sohibul meyakini, bahwa Prabowo tidak anti kritik.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jangan ada tuduhan men-down grade, macam-macam, saya yakin Pak Prabowo tidak demikian."

"Juru bicaranya saja, saya bicara dengan Pak Prabowo tidak ada masalah kok," terang Sohibul.

Terkait dengan kritikan tersebut, Prabowo pun angkat bicara.

Prabowo menyebut, kunjungannya ke luar negeri itu demi kepentingan negara.

Terutama soal alat utama sistem pertahanan (alutsista).

"Memang kita butuh untuk keliling, menjajaki kemungkinan-kemungkinan. Kita harus pelajari alutsista yang ada," ujar Prabowo, dikutip Tribunnews dari Kompas.com.

Prabowo mengatakan, Pemerintah Indonesia perlu mendapatkan dukungan dari negara lain untuk membangun kekuatan pertahanan.

Menurutnya, pemerintah perlu menjajaki peluang agar negara-negara lain mau menjual alutsista mereka kepada Indonesia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas