Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Catatan Imigrasi Sebut Harun Masiku Tiba di Indonesia pada 7 Januari Pukul 17:34

Imigrasi memastikan keberadaan Harun Masiku ada di Indonesia sejak 7 Januari 2020. Harun pulang ke Indonesia menggunakan Batik Air di Bandara Soetta.

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Malvyandie Haryadi

TRIBUNNEWS.COM - Direktorat Jenderal Imigrasi memastikan keberadaan Harun Masiku ada di Indonesia sejak 7 Januari 2020.

Kepala Humas dan Umum Ditjen Imigrasi, Arvin Gumilang mengatakan informasi keluar-masuknya Harun ke Indonesia menjadi konsentrasi Imigrasi.

"Terkait dengan pengawasan dan pemantauan terhadap perlintasan, penumpang yang secara undang-undang memang informasinya atau hasilnya adalah merupakan informasi yang dikecualikan," ujarnya dalam tayangan Kompas TV (22/1/2020).

Setelah pendalaman data, Arvin memastikan Harun telah sampai di Indonesia sejak Selasa, 7 Januari 2020.

"Dapat kami pastikan bahwa, setelah melakukan pendalaman tersebut kami bisa memastikan bahwa yang bersangkutan, HM telah berada di Indonesia," ungkapnya.

"Masuk ke Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020," jelasnya.

Menurut catatan Imigrasi, Harun menggunakan armada Batik Air dan sampai ke Indonesia pukul 17.34 WIB.

Berita Rekomendasi

"Dengan menggunakan maskapai Batik Air dan tercatat pada 7 Januari 2020 sekitar pukul 17.34 sore," kata Arvin.

Sebelumnya, rekaman CCTV yang diduga adalah detik-detik kepulangan Harun Masiku ke Indonesia tersebar di dunia maya.

Dalam rekaman tersebut terlihat Harun berjalan keluar setelah turun dari pesawat di Bandara Soekarno Hatta.

Imigrasi menjelaskan, berdasarkan catatan perlintasan diketahui Harun Masiku sempat pergi ke Singapura pada Senin, (6/1/2020).

Saat keberangkatannya, Harun menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Harun Dikejar Polisi Sampai ke Gowa

Kepolisian telah menyambangi kediaman istri Harun Masiku di Gowa, Sulawesi Selatan.

Namun, Harun tidak terlihat keberadaannya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Argo Yuwono menyebut kepolisian tidak menemukan Harun di rumahnya.

"Anggota polsek sudah ada di sana, sudah melihat, sudah ke rumahnya dan yang bersangkutan belum ada (di rumah tersebut)," katanya.

Dari pemberitaan Koran Tempo edisi Kamis, 16 Januari 2020, Harun diduga berada di rumahnya di Perumahan Bajeng Permai, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada (12/1/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

Argo menjelaskan dirinya sudah menerima surat permintaan bantuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memburu Harun.

"Polri sudah menerima surat dari KPK. Ya pada prinsipnya kepolisian akan mem-back up penuh, membantu untuk mencari yang bersangkutan ada di mana," ujarnya.

Istri Sebut Terakhir Kontak Tanggal 7

Istri kedua Harun Masuki berinisial HI (26) menyebut suaminya jarang mengunjungi rumah tersebut.

Dirinya juga mengaku tidak mengetahui keberadaan suaminya tersebut.

Dia menambahkan, terakhir berkomunikasi dengan Harun pada Selasa (7/1/2020).

HI menganggap Harun tertutup soal pekerjaan, jadi dirinya juga tidak mengetahui aktivitas suaminya.

Bahkan, HI baru tahu Harun Masiku masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK setelah melihat media massa.

"Kalau soal aktivitasnya saya tidak tahu sebab dia agak tertutup dan kadang tiba tiba menelpon untuk ketemu bahwa ia ada di Makassar," kata HI dikutip dari Kompas.com.

H, istri Harun Masiku, ketika ditemui oleh Tribun di rumahnya, Perumahan Bajeng Permai, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. (
H, istri Harun Masiku, ketika ditemui oleh Tribun di rumahnya, Perumahan Bajeng Permai, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. ( (Tribun Timur/Ari Maryadi)

Harun Masiku menjadi buronan KPK terkait kasus suap mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Harun ditetapkan sebagai tersangka karena diduga memberikan uang kepada Wahyu Setiawan agar membantunya menjadi anggota legislatif melalui mekanisme pergantian antarwaktu.

Harun sendiri diketahui pernah mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif PDI Perjuangan daerah pemilihan Sumatera Selatan.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani) (Kompas.com/Abdul Haq/Devina Halim)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas