Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mantan Musisi Jadi Komisaris Utama, Erick Thohir Minta Triawan Munaf Perbaiki Citra Garuda Indonesia

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mantan Musisi Jadi Komisaris Utama, Erick Thohir Minta Triawan Munaf Perbaiki Citra Garuda Indonesia
Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com
Triawan Munaf jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Triawan Munaf sebagai Komisaris Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Triawan Munaf menggantikan posisi Sahala Lumban Gaol.

Erick berharap Triawan Munaf mampu memberikan masukan dan strategi pemasaran.

Ia juga berharap nantinya Triawan bisa merperbaiki nama Garuda Indonesia yang sempat tercoreng karena kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton.

“Pak Triawan Munaf dengan semua pengalaman beliau tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran," ujarnya, dikutip Kompas.com.

"Dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu,” kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/1/2020).

Triawan Munaf berada di deretan komisaris dengan dibantu Chairal Tanjung menempati posisi sebagai Wakil Komisaris Utama dan Yenny Wahid sebagai Komisaris Independen.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, ada Elisa Lumbantoruan menjadi Komisaris Independen dan Peter Gontha sebagai Komisaris.

Profil Triawan Munaf

Triawan Munaf jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia
Triawan Munaf jadi Komisaris Utama Garuda Indonesia (Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com)

Melansir TribunTimur.com, Triawan Munaf pernah menjabat sebagai Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pada 26 Januari 2015.

Saat ini Bekraf digabung dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Triawan lahir di Bandung, 28 November 1958 silam.

Ayah kandung dari penyanyi Sherina Munaf ini selama berkiprah di Bekraf memiliki sejumlah program.

Program tersebut di antaranya menambah 10.000 bioskop di Indonesia

Penambahan bioskop tersebut dikarenakan jumlah rakyat yang mencapai 250 juta jiwa.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas