Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

WNI di Singapura Tertular Virus Corona dari Majikan, Dubes Pastikan Kondisinya Stabil

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya menuturkan kondisi terakhir WNI tersebut dalam keadaan stabil.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in WNI di Singapura Tertular Virus Corona dari Majikan, Dubes Pastikan Kondisinya Stabil
Tangkap layar channel YouTube KompasTV
Dubes Indonesia untuk Singapura Benarkan Satu WNI Terjangkit Virus Corona dan Telah Diisolasi 

TRIBUNNEWS.COM - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura mengonfirmasi satu orang warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus corona.

WNI tersebut diduga terjangkit dari majikannya yang juga dikonfirmasi positif virus corona.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura, I Gede Ngurah Swajaya menuturkan kondisi terakhir WNI tersebut dalam keadaan stabil.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube MetroTVNews, Rabu (5/2/2020).

"Sudah dalam perawatan di ruang isolasi dan terus dilakukan observasi sampai dinyatakan negatif lagi," kata I Gede Ngurah Swajaya.

Ia menambahkan, seorang WNI tertular virus corona melalui majikannya.

"Majikannya kebetulan banyak berinteraksi dengan turis asal Tiongkok karena dia bekerja di salah satu toko yang banyak dikunjungi turis asal RRC," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, dari situlah penyebaran virus corona dapat terjangkit oleh seorang WNI yang bekerja di Singapura.

Lebih lanjut, Gede mengatakan, majikan dari WNI ini juga satu dari 24 kasus positif virus corona.

"Betul, yang juga dinyatakan tidak pernah ke RRC, tapi sudah positif teridentifikasi kena virus," ungkap Gede.

Gede menyampaikan KBRI dengan Kementerian Kesehatan Singapura telah berkoordinasi termasuk juga dengan rumah sakit.

Maka dari itu, ia menyebut dapat informasi yang dikatakan WNI tersebut dalam kondisi stabil.

"Dia sudah punya nomor handphone kita yang bisa dihubungi setiap saat."

"Tapi sampai sekarang mungkin masih belum mau menghubungi," jelas Gede.

Ia menyampaikan pihak Indonesia terus melakukan koordinasi dengan rumah sakit di Singapura untuk memastikan kondisi yang bersangkutan.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas