Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Imlek 2020

Apa Itu Cap Go Meh? Berikut Fakta Menarik dan Jadwal Perayaan Cap Go Meh 2020 di DKI Jakarta

Cap Go Meh merujuk pada waktu penyelenggaraan acara 15 kalender China, berikut jadwal dan isi acara perayaan di DKI Jakarta

Apa Itu Cap Go Meh? Berikut Fakta Menarik dan Jadwal Perayaan Cap Go Meh 2020 di DKI Jakarta
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Barongsai beraksi di atas "Dragon Slide" di Atlantis Water Adventures, Ancol, Jakarta, Kamis (6/2/2020). Aksi tersebut dalam rangka menyambut perayaan Cap Go Meh sekaligus menghibur para pengunjung Altantis Water Adventure. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha) 

TRIBUNNEWS.COM - Cap Go Meh idendik disebut sebagai acara perayaan akhir dari Hari Raya Imlek.

Melansir Kompas.com, Sabtu (8/2/2020) Cap Go Meh diambil dari bahasa Hokkian.

'Cap' berarti sepuluh, 'Go' berarti lima, sedangkan 'Meh' berarti malam.

Penyebutan ini merujuk pada waktu penyelenggaraan acara, yakni pada penanggalan 15 kalender China.

Perayaan Cap Go Meh Bogor
Perayaan Cap Go Meh Bogor (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Uniknya penyebutan 'Cap Go Meh' yang populer di Indonesia, memiliki sebutan yang berbeda di China, Taiwan, dan Singapura.

Di China nama perayaan ini adalah Yuan Xiao atau Shang Yuan.

Di Barat festival ini disebut Lantern Festival (Festival Lampion) atau Chinese Valentine's Day (hari Kasih Sayang versi China).

Diprediksikan Cap Go Meh sudah dirayakan sejak 2000 tahun lalu.

Sejak zaman Dinasti Han (206 SM-25 M) ketika biksu Buddha harus membawa lentera untuk ritual.

Lentera tersebut kemudian mereka terbangkan.

Itu sebagai simbol untuk melepas nasib lalu yang buruk dan menyambut nasib baik untuk masa mendatang.

Hal tersebut menjadikan Cap Go Meh identik dengan lentera.

Baca: Wisatawan yang Kunjungi Kalbar Saat Cap Go Meh Dipastikan Menurun, Dampak Virus Corona?

Baca: Jelang Kedatangan Jokowi Membuka Festival Cap Go Meh, Masyarakat Singkawang Diterpa Isu Virus Corona

Selain itu, perayaan Cap Go Meh juga disebut Hari Kasih Sayang versi China.

Pada zaman dahulu, perempuan belum menikah tidak diperkenankan meninggalkan rumah seorang diri kecuali pada perayaan Cap Go Meh.

Perayaan ini menjadi waktunya untuk bersosialisasi dengan semua orang, terutama lawan jenis calon pasangan.

Menyalakan lentera juga identik sebagai tanda atau harapan mendapat kehidupan percintaan yang lebih baik.

Cap Go Meh juga disebut akhir dari hal tabu di perayaan Imlek.

Saat perayaan Imlek, membeli sepatu, buku, menangis merupakan hal tabu dan harus dihindari.

Cap Go Meh sebagai tanda perayaan Imlek telah selesai, begitu juga dengan hal-hal yang dianggap tabu.

Perayaan Cap Go Meh di Indonesia terbilang istimewa karena telah berakulturasi dengan budaya setempat.

Misal di Singkawang ada ritual pawai tatung, pembakaran replika naga sebagai tolak bala satu kota.

Di Jawa, Tionghoa merayakan dengan lontong cap go meh, kuliner serapan dari ketupat lebaran.

Hanya saja perbedaannya ada di bentuknya yang bulat.

Baca: Begini Suasana Cap Go Meh di Kampung Tua Penagi, Lokasi Terdekat Observasi WNI di Natuna

Baca: Cap Go Meh TMP Santuni Puluhan Anak Yatim

Perayaan Cap Go Meh di DKI Jakarta

Diwartakan Kompas.com, Pemprov DKI mengadakan festival Cap Go Meh.

Hal tersebut dilakukan pihaknya untuk menyambut perayaan Cap Go Meh 2571 yang jatuh pada hari ini, Sabtu (8/2/2020).

Festival diadakan sejak Kamis (6/2/2020) hingga Minggu (9/2/2020) besok.

Pada Kamis, Festival Cap Go Meh diselenggarakan di lima lokasi, yakni di depan Grand Hyatt, Dukuh Atas, Terowongan Kendal, Depan FX Sudirman, dan Thamrin City.

Acara dimulai sejak pukul 17.00 WIB - 19.00 WIB dan dilanjutkan pada pukul 19.30 WIB-21.00 WIB.

Beberapa kesenian ditampilkan pada Festival Cap Go Meh Kamis lalu di antaranya nan feng, ondel-ondel, wushu, kecapi, dan diakhiri screening film.

Pada Jumat, Festival Cap Go Meh diadakan di lokasi dan jam yang sama.

Perbedaan ada di kesenian yang ditampilkan yakni diisi oleh music oriental dan gratia ondel-ondel, wayang poyeti, nan feng, ondel-ondel, dan diakhiri oleh screening film.

Sementara pada hari ini, perayaan Cap Go Meh dipusatkan di dua tempat yaitu di Thamrin 10 dan di kawasan Pecinan, Pasar Glodok.

Rencananya Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan akan menghadiri perayaan Cap Go Meh di kawasan Pasar Glodok.

"Nanti puncaknya adalah Festival Cap Go Meh 2571 pada hari Sabtu, 8 Februari 2020 jam 13.00 WIB sampai dengan selesai di Jl Pancoran, Pinangsia-Pasar Glodok, Jakarta Barat."

"Pak Gubernur juga diundang," kata Kepala Biro Dikmental Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat.

Seperti jadwal, perayaan Cap Go Meh juga masih berlangsung esok hari, Sabtu (9/2/2020) di area Car Free Day dengan menampilkan pertunjukkan barongsai dan liong.

Kemudian pada malam hari akan dilanjutkan screening film di Thamrin 10.

Hendra berharap perayaan Cap Go Meh ini diharapkan bisa menjadi destinasi hiburan dan kesenian guna mengisi akhir pekan bersama keluarga.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pemprov DKI Gelar Festival Cap Go Meh, Ini Jadwal dan Isi Acaranya" dan "Apa Itu Cap Go Meh, dan 5 Fakta Menarik Lainnya..."

(Tribunnews.com)(Kompas.com/Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar/Silvita Agmasari)

Ikuti kami di
Penulis: Arif Fajar Nasucha
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas