Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kongres PAN

Dradjad Wibowo Legowo dan Tetap Setia Sebagai Kader PAN

"Saya memutuskan menyerahkan dukungan kepada saudaraku Zulkifli Hasan," ujar Asman di hadapan peserta Kongres.

Dradjad Wibowo Legowo dan Tetap Setia Sebagai Kader PAN
TRIBUNNEWS.COM/DENIS DESTRYAWAN
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo dua dari kiri. 

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI-Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo mengaku legowo kembali gagal dalam pertarungan perebutan kursi ketua umun . Ia memastikan akan tetap setia menjadi kader PAN meski kalah.
"Saya sampaikan ini ikhtiar terakhir saya untuk memimpin, menjadi Ketum PAN. Tapi saya tetap sebagai kader PAN," kata Dradjad, Selasa (11/2/2020) kemarin.

Kongres PAN yang diadakan di Hotel Claro, Kendiri, Sulawesi Tenggara, Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali terpilih menjadi Ketua Umum PAN periode 2020-2025. Ini adalah jabatannya yang kedua menahkodai partai berlambang matahari terbit ini.

Baca: Persaingan SUV Makin Panas, Peugeot Luncurkan Duet 3008 dan 5008 Allure Plus

Zulhas berhasil unggul suara dari dua pesaingnya, yakni Mulfachri Harahap dan Dradjad Wibowo. Sementara Asman Abnur memilih mundur dari pencalonan, sebelum kontestasi dimulai.

Mulfachri kemudian menghampiri, menyalami Zulhas. Keduanya saling pelukan,cium pipi kiri, cium pipi kanan. Pemilihan berlangsung sore kemarin waktu setempat. Proses penghitungan berlangsung terbuka di Ruangan Phinisi, Hotel Claro, Kendiri, Sulawesi Tenggara.

Kertas suara yang digunakan berjumlah 563 kertas dari 590 yang berhak memiliki suara. Zulkifli unggul dengan perolehan 331 suara, Mulfachri 225 suara, Dradjad 6 suara, sementara suara tidak sah 3 suara dalam Kongres V PAN kali ini.

Baca: Pengaruh Amien Rais di Kongres V PAN Runtuh, Anaknya Gagal Jadi Sekjen

Sebelumnya, calon ketua umum (Caketum) Partai Amanat Nasional (PAN) Asman Abnur mengundurkan diri dari pencalonan. Mantan Menpan RB era pemerintahan Joko Widodo ini menyatakan mundur, sebelum pemilihan calon ketua umum berlangsung.

"Saya memutuskan menyerahkan dukungan kepada saudaraku Zulkifli Hasan," ujar Asman di hadapan peserta Kongres.

Baca: Kongres V PAN Ricuh, Zulkifli Hasan Minta Maaf: Percayalah Kami Akan Akur Kembali

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno tak menjelaskan alasan mundur kemudian memberikan dukungan kepada Zulkifli Hasan. "Pak Asman Abnur memutuskan untuk tidak melanjutkan, dan memberikan dukungan kepada Pak Zulhas," ucap Eddy.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego menilai, pengaruh Amien berubah ketika Zulkifli Hasan kembali menjadi pemenang dalam perebutan kursi Ketua Umum PAN.

Kalau itu yang terjadi, menurut dia, itu berarti pengaruh Amien Rais sudah berkurang di PAN. "Kalau pengaruh Amien Rais berkurang, mungkin terjadi perubahan," jelas Indria Samego.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Rachmat Hidayat
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas