Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Terus Yakinkan Arab Saudi bahwa Indonesia Bebas Virus Corona

Pemerintah Arab Saudi menangguhkan umrah untuk semua pengunjung dari luar negeri temasuk Indonesia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Willem Jonata
zoom-in Pemerintah Terus Yakinkan Arab Saudi bahwa Indonesia Bebas Virus Corona
https://www.instagram.com/mizzasriciblo/
Ilustrasi jemaah umrah asal Indonesia (Instagram.com/mizzasriciblo) 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlawi mengatakan pemerintah terus meyakinkan pemerintah Arab Saudi bahwa Indonesia bebas dari virus Corona (Covid-19).

Ucapannya itu terkait Pemerintah Arab Saudi menangguhkan umrah untuk semua pengunjung dari luar negeri temasuk Indonesia. 

"Negara harus hadir dan berempati, meyakinkan kepada pihak Arab Saudi agar tidak perlu ragu bahwa Indonesia itu adalah negeri yang sama dengan Arab Saudi sebagai negara yang bebas corona. Hal itu perlu ditegaskan karena di berbagai belahan dunia saat ini itu sudah ada macam-macam isu yang mengatakan tidak mungkin Indonesia bebas dari corona. Itu harus kita yakinkan," katanya dalam diskusi di Kawasan Senayan, Jakarta, Sabtu, (29/2/2020).

Baca: Kemenlu Sebut 68 WNI Kru Kapal Diamond Princess Akan Tiba di Indonesia Minggu Besok

Pemerintah juga menurutnya akan terus meyakinkan kepada para jemaah,  bahwa penangguhan umrah sifatnya hanya sementara. Selain itu para jemaah tidak akan kehilangan apapun dengan penangguhan tersebut.

"Mereka tetap sesuai rencana tetapi tertunda. Dua hal ini menjadi sangat penting mudah-mudahan bisa segera cepat selesai, itu makin bagus," katanya.

Baca: Angka Kasus Virus Corona di Korea Selatan Capai 2.900, Sebagian Besar Ditemukan di Daegu

Menurutnya dampak penangguhan umrah atau oleh Pemerintah Arab Saudi dampaknya cukup besar.

Rekomendasi Untuk Anda

Penangguhan umrah yang diberlakukan sejak 27 Februari lalu itu telah menyebabkan 2300 WNI gagal umrah. Dari jumlah tersebut 1600 diantaranya tertahan di tempat transit.

"Lalu ada 75 penyelenggara, dan ada juga 8 maskapai penerbang. Jadi ini memang sebuah jumlah yang cukup besar secara ekonomi pun hitungannya luar biasa maka negara harus hadir dan berempati, meyakinkan kepada pihak Arab Saudi agar tidak perlu ragu bahwa Indonesia itu adalah negeri yang sama dengan Arab Saudi sebagai negara yang bebas corona," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas