Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Indonesia Diragukan Deteksi Virus Corona, Eijkmen : Kami Pakai 5 Protokol, Belum Ada yang Positif

Kepala Lembaga Eijkman, Amin Soebandrio menegaskan memang sejauh ini belum ada laporan terkait adanya kasus virus corona di Indonesia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
zoom-in Indonesia Diragukan Deteksi Virus Corona,  Eijkmen : Kami Pakai 5 Protokol, Belum Ada yang Positif
Youtube metrotvnews
Kepala Lembaga Eijkman, Amin Soebandrio 

"Artinya kalau kita bisa menerima bahwa penduduk lain tidak tertular, kenapa kita juga tidak bisa menerima bahwa Indonesia tidak tertular," tegasnya.

Sementara itu, terkait teknik penanganan terhadap virus corona, Amin mengimbau masyarakat harus percaya kepada Kementerian Kesehatan.

Baca: Soal Virus Corona, 6 Kota di Indonesia Disebut Zona Kuning, Kemenkes Bantah Keluarkan Pernyataan

Mengingat teknik pengujian yang dilakukan Indonesia sudah sesuai dan memenuhi syarat dari WHO.

Lebih lanjut ia menuturkan bahwa di lembaga Eijkman untuk mendeteksi virus corona sudah menggunakan lima protokol dengan teknologi yang digunakan oleh banyak negara.

"Yang dapat kami pastikan, kalau di lembaga Eijkmen kami menggunakan teknologi yang diterapkan di semua negara," ujarnya.

"Bahkan kami memakai lima protokol untuk mendeteksi itu," tegasnya.

IDI Tegaskan Indonesia Mampu Mendeteksi Virus Corona

Rekomendasi Untuk Anda

Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), M Adib Khumaidi menegaskan bahwa Indonesia mampu mendeteksi virus corona Wuhan ini.

Menurut penuturannya, pemeriksaan terkait virus tersebut sudah sesuai dengan standar WHO (World Health Organization)

"Indonesia cukup mampu menangani virus corona," ujarnya yang dikutip dari YouTube Kompas tv, Minggu (1/3/2020).

"Pada saat kami nyatakan terkait kemungkinan Covid-19 maka ada pemeriksaan spesimen yang dilakukan melaui proses di laboratorium yang difasilitiasi biomokuler," jelasnya.

Baca: 115 Orang di Jakarta Dipantau Terkait Virus Corona, Ini Sejumlah Jurus Penanganan dari Anies

"Dalam hal in ada tiga tempat, yakni Blitbang Kementerian Kesehatan, Eijkman, dan Institute Tropical Disease Universitas Airlangga," Imbuh Adib.

Langkah selanjutnya, sample-sample tersebut kemudian diperiksa.

Ia juga menuturkan alat pemeriksaan yang dimiliki Indonesia sudah sama dengan yang dimiliki Jepang dan China.

"Kalau kemudian ada pertanyaan apakah proses tersebut memadahi atau tidak, saya kira itu pernah dijawab oleh satu di antara profesor di Eijkman, dimana mereka menyatakan memiliki fasilitas untuk itu" kata Adib.

"Jadi kami dari IDI ya percaya kalau proses sudah dilakukan dengan benar," tegasnya. (*)

(Tribunnews.com/Isnaya Helmi Rahma)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas