Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gunung Merapi Meletus

Gunung Merapi Meletus, Lakukan Beberapa Cara Ini Untuk Mengatasi Risiko Akibat Erupsi dan Hujan Abu

Gunung Merapi kembali erupsi pada hari ini, dan menyebabkan hujan abu di beberapa wilayah, simak cara mengantisipasi resiko hujan abu berikut ini.

Gunung Merapi Meletus, Lakukan Beberapa Cara Ini Untuk Mengatasi Risiko Akibat Erupsi dan Hujan Abu
Tribun Manado/Andreas Ruauw
Personel Kepolisian bersama anggota BPBD Sulut membagikan masker kepada pengendara dan pejalan kaki di Desa Silian Tiga, Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Minggu (16/12/2018). Teramati erupsi Gunung Soputan kali ini mengeuarkan abu vulkanik dengan kolong letusan setinggi 1500 meter diatas puncak dengan ketinggian 8.809 Mdpl. Tribun Manado/Andreas Ruauw-Gunung Merapi Erupsi, Lakukan Beberapa Cara Ini Untuk Mengatasi Resiko Akibat Erupsi dan Hujan Abu 

TRIBUNNEWS.COM -  Sejak pagi hari tadi aktivitas gunung merapi sedang berada pada tingkat waspada.

Dilansir dari Twitter @BPPTKG, telah terjadi erupsi gunung merapi pukul 05.22 WIB.

Erupsi ini tercatat berdurasi selama 450 detik, dengan tinggi kolom erupsi hingga mencapai 6.000 meter dari puncak.

Masyarakat dihimbau agar tetap dapat beraktivitas seperti biasa diluar radius 3 km dari puncak gunung merapi.

Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.

Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah “erupsi”.

Erupsi ini merupakan kegiatan gunung api yang berkaitan karena zona kegempaan aktif sebab berhubungan dengan batas lempeng.

Dilansir dari kompas.com, hari ini di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa tengah telah terjadi hujan abu.

Hujan abu ini dikarenakan efek dari erupsi gung merapi pada hari ini, Selasa (3/3/2020).

Erupsi Gunung Merapi dan hujan abu
Erupsi Gunung Merapi dan hujan abu (kolase tribunnews: twitter/BPPTKG/istimewa)

Hujan abu, atau material abu tampak halus bergerak sesuai arah tiupan angin.

Halaman
1234
Penulis: Oktaviani Wahyu Widayanti
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas