Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jokowi dan Achmad Yurianto Tak Lockdown Wilayah Terjangkit Corona

Saat ini pemerintah Indonesia tak akan melakukan lockdown atau mengunci wilayah yang terjangkit virus corona.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nuryanti
zoom-in Jokowi dan Achmad Yurianto Tak Lockdown Wilayah Terjangkit Corona
TRIBUNNEWS/DANNY PERMANA
Presiden Joko Widodo di Istana Negara. 

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini pemerintah Indonesia tak akan melakukan lockdown atau mengunci wilayah yang terjangkit virus corona.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Achmad Yurianto selaku juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona.

Presiden Jokowi mengaku, saat ini pemerintah belum memikirkan kebijakan lockdown tersebut.

"Belum, belum berpikir ke arah sana," ujar Jokowi di Bandara Soekarno Hatta, Jumat (13/3/2020), dikutip dari Kompas.com.

Jokowi lalu mengapresiasi langkah dari Kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, dalam menangani virus corona di Indonesia.

Baca: Potret Terbaru Tom Hanks Setelah Positif Corona, Tersenyum: There is No Crying in Baseball

Baca: Solo Ada Positif Corona, Dewas RS: Jangan Panik, Dinkes Tracking

Ia menyebut, sejumlah daerah ikut berperan dalam edukasi masyarakat mengenai virus corona.

"Saya memberikan apresiasi terhadap daerah yang mampu mengedukasi ke masyarakat," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

"(Daerah) memberikan penjelasan ke masyarakat yang baik, seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat."

"Hal-hal seperti itu yang bisa menenangkan," ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi di Terminal III, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat, (13/3/2020).
Presiden Jokowi di Terminal III, Bandara Soekarno-Hatta, Jumat, (13/3/2020). (Taufik Ismail/Tribunnews.com)

Achmad Yurianto

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto, mengatakan mengambil opsi lockdown justru akan meningkatkan adanya peluang penularan virus corona.

"Kami tidak akan memakai opsi lockdown, karena kalau di-lockdown, malah kita tidak akan bisa berbuat apa-apa," ujar Yurianto di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis, dikutip dari Kompas.com.

Meskipun sejumlah negara sudah menerapkan kebijakan tersebut, Yuri menyebut, justru kasus di wilayah tersebut berpeluang akan bertambah.

"Konsekuensinya, kasus (Covid-19) di wilayah itu bisa jadi akan naik dengan cepat," jelasnya.

Baca: Penanyangan Film KKN di Desa Penari Diundur, Diduga Karena Virus Corona

Baca: Cerita Wanita Sembuh dari Corona, Isolasi & Tidak ke Rumah Sakit

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pejabat tingkat kementerian akan melaksanakan rapat untuk menentukan langkah selanjutnya demi mengantisipasi penyebaran virus corona di Indonesia.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas