Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

KKP Keluarkan Kebijakan Kerja dari Rumah Bagi Pegawainya Dalam Rangka Waspada Penyebaran Corona

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengeluarkan kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

KKP Keluarkan Kebijakan Kerja dari Rumah Bagi Pegawainya Dalam Rangka Waspada Penyebaran Corona
Tribunnews.com/ Lendy Ramadhan
Gedung KKP 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengeluarkan kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Melalui surat edaran bernomor B.181/SJ/KP.620/III/2020, terdapat sejumlah ketentuan pemberlakuan sistem kerja di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dalam poin a surat yang ditandatantani Plt Sekretaris Jenderal KKP, Antam Novambar tersebut mengimbau agar pejabat pimpinan tinggi madya, pejabat tinggi pratama, pejabat administrator dan pejabat fungsional yang setara dengan pimpin tinggi madya/pratama/administrator tetap masuk kerja seperti biasa.

Baca: Cerita Orang-orang yang Berhasil Sembuh dari Virus Corona

Kemudian untuk pejabat pengawas dan pelaksana serta pejabat fungsional setara dengan pejabat pengawas ke bawah untuk bekerja dari rumah (work from home).

"Kerja dari rumah secara bergantian dengan jadwal rotasi yang diatur dan ditetapkan pimpinan unit kerja eselon II atau satuan kerja masing-masing," kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri KKP, Agung Tri Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Agung mengatakan pegawai yang melaksanakan work from home tidak diizinkan meninggalkan rumah kecuali untuk keperluan pemeriksaan kesehatan atau kebutuhan mendesak lainnya.

Baca: Jangan Takut Kehabisan Stok, Begini Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah

Sementara pegawai yang bekerja dari rumah, harus melaporkan hasil pekerjaannya langsung secara harian.

Selanjutnya unit kerja atau unit pelayanan teknis yang mempunyai tugas pelayanan publik agar membagi dan mengatur tugas pegawai guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.

Baca: Bhayangkara FC Gelar TC di Batu Begitu Liga 1 Dinyatakan Libur Dua Pekan

"Rapat atau pertemuan yang melibatkan banyak orang baik di dalam maupun luar negeri ditunda sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut," katanya.

Kemudian untuk pimpinan yang menugaskan pegawai unit kerjanya melakukan perjalanan dinas baik di dalam maupun luar negeri untuk ditunda atau dibatalkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas