Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kenangan Gibran Pada Ibunda Jokowi, Eyang Noto Begitu Cepat Pergi Saat Sang Cucu Butuhkan Nasihat

Melalui gambar visual yang diunggah di laman Instagramnya, Gibran mengaku sangat kehilangan sang nenek.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kenangan Gibran Pada Ibunda Jokowi, Eyang Noto Begitu Cepat Pergi Saat Sang Cucu Butuhkan Nasihat
dok Tribunnews.com
Gibran Rakabuming dan Eyang Noto 

TRIBUNNEWS.COM - Kabut duka kini tengah menyelimuti segenap keluarga besar Presiden Joko Widodo.

Pasalnya, ibunda Presiden Joko Widodo dikabarkan telah berpulang di usianya yang ke 77 tahun.

Sebelum dikabarkan meninggal dunia, Sudjiatmi Notomiharjo dikabarkan tengah dirawat di Rumah Sakit Tentara (RST) Slamet Riyadi (DKT) Surakarta.

Sudjiatmi Notomiharjo dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) pukul 16.45 WIB.

Melansir dari Instagram sang cucu, Gibran Rakabuming Raka, Kamis (26/3/2020), ia tak kuasa menahan kesedihan hatinya lantaran kehilangan salah satu wanita terbaik di hidupnya.

Melalui gambar visual yang diunggah di laman Instagramnya, Gibran mengaku sangat kehilangan sang nenek.

Terlebih sang nenek adalah salah satu pemberi nasihat dan petuah untuk terus menjadi manusia yang baik dan bermanfaat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Begitu cepat eyang pergi menghadap-Nya, saat kami membutuhkan nasehat-nasehatnya," ujar Gibran melalui gambar visual yang diunggahnya.

Menurut ayah dua anak ini, wanita yang akrab disapanya dengan sebutan Eyang Noto merupakan nenek yang tangguh dan kuat.

Meskipun telah divonis mengidap kanker sejak empat tahun terakhir, diakui Gibran, sang nenek tak pernah menunjukkan rasa sakit yang dideritanya.

"Empat tahun Eyang Noto gerah (sakit), tapi tak pernah menunjukkan rasa sakitnya kepada anak-cucunya," jelas Gibran lewat caption.

Bahkan di saat kondisinya berjuang melawan kanker, sang nenek masih menyempatkan diri untuk mengikuti berbagai kegiatan sosial.

"Beliau masih berusaha mendatangi pengajian, dan kegiatan-kegiatan lain, bahkan kadang naik becak sendirian, atau meminta diantar sopir," ujarnya.

Baca: Ibunda Presiden Jokowi Dimakamkan Hari Ini di Makam Keluarga Karanganyar

Baca: Rumah Duka Tak Terlihat Ramai, Pelayat Hanya Boleh 10 Menit, Jarak Kursi Diatur 1 Meter

 

"Eyang Noto tidak pernah mau membebani anak-cucunya untuk beragam aktifitas beliau," tambahnya.

Selain kehilangan naselihat dari sang nenek, putra sulung Jokowi mengaku kehilangan doa-doa yang selalu dipanjatkan sang eyang.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas