Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

DPR Minta Polri Tak Beri Ruang Kelompok Teroris di Tengah Pandemi Corona

Azis pun meminta semua pihak agar bersatu dan gotong royong bersama pemerintah serta aparat keamanan

DPR Minta Polri Tak Beri Ruang Kelompok Teroris di Tengah Pandemi Corona
TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Ilustrasi: Personel Gegana Polda Sumut meledakkan barang bukti rangkaian bom rakitan, di Sei Bederah Jatian, Pasar III Lori, Dusun 20, Desa Klumpang Kebon, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (18/11/2019). Tim gabungan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bersama Polda Sumut memusnahkan dua rangkaian bom rakitan menggunakan metode disposal dari hasil penggeledahan dari pengembangan penangkapan teroris kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) lalu. TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta Kepolisian tidak memberikan ruang terhadap kelompok teroris, di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Hal tersebut disampaikan Azis setelah aparat Kepolisian bertindak tegas terhadap dua terduga pelaku teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yakni Ali alias Darwin Gobel dan Muis Fahron alias Abdullah di Poso, Sulawesi Tengah.

“Jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan maupun terorisme yang memanfaatkan situasi pandemi corona," ujar Azis kepada wartawan, Jakarta, Rabu (15/4/2020).

Azis pun meminta semua pihak agar bersatu dan gotong royong bersama pemerintah serta aparat keamanan, memerangi tindakan kriminal maupun penebar aksi terorisme.

Baca: Imbas Pandemi Corona, Pengajuan Visa Schengen Bakal Terapkan Aturan Tambahan

Baca: Satu-satunya Penumpang Pesawat, Barria Dipindahkan ke First Class, Pilot Langsung Menghampirinya

Baca: Spesifikasi iPhone SE 2020 Harga Mulai Rp 6 Jutaan, Hadir dengan Chipset A13 Bionic

“Seluruh elemen masyarakat memerangi aksi terorisme, juga harus bersatu melawan virus corona. Jangan ada pihak menebarkan aksi teror yang membuat resah masyarakat,” tutur polikus Partai Golkar itu.

Diketahui, dua pelaku diberikan tindakan tegas karena sebelumnya menembak seorang polisi bernama Briptu Ilham Suhayar, yang hendak bertugas menjaga keamanan di Bank Mandiri Syariah Kantor Cabang Poso, Sulawesi Tengah.

“Tindakan tegas dan terukur terhadap terduga terorisme yang dilakukan oleh aparat Polri patut diapresiasi, karena ada anggota kepolisian yang sebelumnya jadi korban penembakan pelaku tersebut,” kata Azis.

Sebelumnya, dua terduga pelaku teroris yang ditembak mati merupakan anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kora.

Polisi juga menemukan sebuah bom dari balik jaket salah satu pelaku. Kedua pelaku ditembak mati saat petugas melakukan pengejaran di wilayah lingkar Desa Moengko, Poso.

Ikuti kami di
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas