Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pemerintah Prediksi Puncak Corona pada Awal Mei, Kasus Positif Bisa Capai 106 Ribu

Pemerintah memprediksi puncak pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air akan terjadi pada awal Mei 2020.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ifa Nabila
zoom-in Pemerintah Prediksi Puncak Corona pada Awal Mei, Kasus Positif Bisa Capai 106 Ribu
kompas.com
Pemerintah memprediksi puncak pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air akan terjadi pada awal Mei 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah memprediksi puncak pandemi virus corona (Covid-19) di Tanah Air akan terjadi pada awal Mei 2020.

Ketua Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyatakan, puncak pandemi Covid-19 di Indonesia diprediksi terjadi awal Mei hingga awal Juni.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Kamis (16/4/2020).

Wiku mengatakan, prediksi tersebut dengan taksiran kasus positif sebanyak 95 ribu orang.

Ia menambahkan, bulan Juli diperkirakan masih akan terjadi penambahan kasus positif corona hingga mencapai 106 ribu orang.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Wiku Adisasmito
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Wiku Adisasmito (BNPB)

Baca: 47.588 Warga DKI Jakarta Ikuti Rapid Test, 1.791 Diantaranya Positif Corona

Baca: Hikmah Covid-19, 467 Dinas Dukcapil Sudah Bisa Layanan Online

Baca: Bantu Tenaga Medis, Desainer Stephen Wongso dan Samuel Wongso Produksi APD

"Angka kasus (positif) pada saat puncak itu, secara akumulatif diprediksi mencapai 95.000 kasus," ujar Wiku.

Namun, bukan berarti kasus positif corona akan berhenti total pada Mei 2020.

Rekomendasi Untuk Anda

Perkiraannya, terjadi penurunan kasus pada bulan-bulan berikutnya setelah melewati puncak wabah corona.

"Selama Juni-Juli, kasus konfirmasi positif (diprediksi) sudah akan mencapai 106.000 kasus," ungkapnya.

Wiku juga mengatakan bahwa angka yang diungkapkannya itu hanya prediksi alias belum pasti terjadi.

Pemerintah pun terus berusaha untuk memastikan agar kondisi di lapangan nantinya tak separah yang sudah diprediksi.

Ia berharap, pemerintah dapat menekan laju penambahan angka pasien positif Covid-19 di Indonesia.

Baca: Dito Ganinduto: Corona Ancaman Bersama, Harus Dilawan dengan Gotong Royong

Baca: Sebuah Penelitian Klaim 78 Persen Orang Positif Corona Tak Tunjukkan Gejala, hingga Ini Resikonya

Hingga Jumat (17/4/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi persnya, melalui YouTube Kompas TV.

Yurianto mengatakan, tercatat 407 kasus baru dari sebelumnya 5.516 kasus positif corona.

"Penambahan konfirmasi kasus positif 407 orang, total kasus menjadi 5.923," ujarnya di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Jumat (17/4/2020) pukul 15.30 WIB, dikutip dari Tribunnews.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas