Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: Coba Tunjukkan Negara Mana yang Berhasil Tangani Covid-19 dengan Lockdown

Presiden Joko Widodo menyebut tak ada satu pun negara yang berhasil menangani Covid-19 dengan menerapkan lockdown atau mengunci wilayah.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Jokowi: Coba Tunjukkan Negara Mana yang Berhasil Tangani Covid-19 dengan Lockdown
Tangkapan Layar Kompas TV
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan larangan mudik bagi seluruh masyarakat Indonesia pada tahun ini. Hal ini disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan Kompas TV, Selasa (21/4/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Awal setelah munculnya kasus virus corona di Indonesia, muncul desakan dari berbagai pihak agar Indonesia segera menerapkan lockdown.

Tujuannya agar bisa meminimalisir penyeberan corona atau covid-19.

Belakangan Indonesia tidak menerapkan lockdown, namun sebagai gantinya sejumlah daerah menerapkan PSBB.

Terkait hal itu, Presiden Joko Widodo menyebut tak ada satu pun negara yang berhasil menangani Covid-19 dengan menerapkan lockdown atau mengunci wilayah.

Hal itu disampaikan Jokowi saat diwawancarai di program Mata Najwa yang tayang Rabu (22/4/2020) malam.

"Enggak ada menurut saya. Coba tunjukkan. Enggak ada. Karena setiap hari saya selalu ada briefing kertas yang di situ informasikan mengenai negara yang a,b,c melakukan apa. Hasilnya apa, kemudian di sana kasus positif berapa yang meninggal berapa," ujar Jokowi menjawab pertanyaan dari pembawa acara Mata Najwa, Najwa Shihab.

Karena itu, ia mengatakan, pemerintah tak bisa serta merta memberlakukan lockdown dalam menangani wabah Covid-19.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menambahkan, setiap negara memiliki konteks yang berbeda-beda dalam penerapan kebijakan.

Hal itu meliputi perbedaan kondisi geografis, tingkat kedisiplinan, kemampuan fiskal, dan lain sebagainya.

Karenanya, Jokowi menyatakan, pemerintah telah memutuskan memilih pembatasan sosial berskala besar (PSBB) daripada lokdown sebab lebih sesuai dengan konteks Indonesia.

"Jadi dalam memutuskan, setiap negara itu beda-beda. Karena karakternya beda, tingkat kesejahteraannya beda, tingkat pendidikan berbeda, tingkat kedisiplinan berbeda, geografis berbeda, kemampuan fiskal juga berbeda," ujar Jokowi.

"Enggak bisa kita disuruh meniru-niru negara lain. Sampai saat ini saya melihat tidak ada formula yang pasti dalam menyelesaikan masalah Covid-19 ini," lanjut Jokowi.

Jika Jakarta Lockdown

Jokowi mengungkapkan besaran anggaran yang dibutuhkan apabila karantina wilayah diterapkan di DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Mata Najwa yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi Trans7, Rabu (22/4/2020).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas