Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Hari Pertama Larangan Mudik, 70 Kendaran Pribadi dan 30 Bus Diperintahkan untuk Putar Balik

Hari pertama, pemerintah resmi memberlakukan pelarangan mudik pada Jumat, (24/4/2020) dini hari.

Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
zoom-in Hari Pertama Larangan Mudik, 70 Kendaran Pribadi dan 30 Bus Diperintahkan untuk Putar Balik
Tribunnews/JEPRIMA
Hari pertama, pemerintah resmi memberlakukan pelarangan mudik pada Jumat, (24/4/2020) dini hari. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Hari pertama, pemerintah resmi memberlakukan pelarangan mudik pada Jumat, (24/4/2020) dini hari.

Kebijakan itu diambil guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang semakin merebak.

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Hari Purnomo menyampaikan, langkah yang dilakukan pihak kepolisan untuk mencegah pemudik yang hendak pulang kampung.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Jumat (24/4/2020).

Hari Purnomo mengatakan, pada hari pertama larangan mudik, pihaknya melakukan pemeriksaan kepada warga yang melintas di jalan tol.

Ia menambahkan, jika ada warga yang ingin mudik pun akan diperintahkan untuk putar balik.

Baca: Puan Maharani Serahkan Bantuan Sembako dan Imbau Warga Tunda Mudik

Situasi jalan tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Bekasi Barat di hari pertama ?Operasi Ketupat 2020 serta larangan mudik oleh pemerintah di Lebaran 2020 berlaku hari ini, Jumat (24/4/2020)
Situasi jalan tol Jakarta-Cikampek, tepatnya di Bekasi Barat di hari pertama larangan mudik oleh pemerintah di Lebaran 2020 berlaku hari ini, Jumat (24/4/2020) (Theresia Felisiani/Tribunnews.com)

Baca: Wakil Ketua MPR Minta Masyarakat Patuhi Larangan Mudik

"Di tempat ini kita melakukan pemeriksaan, memastikan bahwa kebijakan pemerintah terkait larangan mudik itu kita lakukan."

Berita Rekomendasi

"Kita lakukan kegiatan pemeriksaan secara selektif prioritas yang mereka terindikasi akan melakukan mudik," ujar Hari Purnomo di Tol Bitung.

"Maka kita alihkan untuk kembali ke Jakarta," sambungnya.

Selain itu, Hari memaparkan, data jumlah pemudik yang nekat melanggar di hari pertama.

Tercatat ada 70 kendaraan pribadi yang melintas di Tol Bitung.

Sedangkan, kendaraan umum ada 30 bus dan travel yang melanggar.

"Hingga saat ini, dua jam kami melaksanakan kegiatan, sudah tercatat ada 70 kendaraan angkutan pribadi yang disinyalir mereka akan melakukan mudik," papar Hari.

Baca: PBSI Umumkan Hasil Rapid Test Kedua, Tim Pelatnas Cipayung Negatif Covid-19

Baca: Quraish Shihab: Jangan Paksakan Diri salat Tarawih di Masjid Saat Wabah Virus Corona

"Kemudian untuk kendaraan angkutan penumpang ada bus dan travel itu 30 unit kendaraan," lanjutnya.

Ia kembali menegaskan, tindakan yang dilakukan bagi warga yang melanggar yakni diminta putar balik.

"Tindakan yang kita lakukan melakukan pengalihan, putar balik kembali ke Jakarta."

"Sekaligus memberikan imbauan sejak pukul 00.00 WIB tadi, sudah ada larangan mudik dari pemerintah," jelasnya.

Dengan demikian, tidak ada pemberian sanksi seperti tilang.

Hanya sebatas imbauan dan perintah untuk memutar balik.

Baca: Hari Ini Sudah Diberlakukan Larangan Mudik, Daftar Kendaraan yang Dibebaskan dari Aturan Mudik 2020

Baca: Pelarangan Mudik: Bus AKAP Masih Terlihat Berkeliaran di Terminal Ini

 

(Tribunnews.com/Indah Aprilin) 

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas