Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Tanggapan Bambang Soesatyo dan Zulkifli Hasan soal Wacana Relaksasi PSBB

Bambang Soesatyo dan Zulkifli Hasan memberikan tanggapannya soal wacana relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Tanggapan Bambang Soesatyo dan Zulkifli Hasan soal Wacana Relaksasi PSBB
Freepik.com
Ilustrasi virus corona - Bambang Soesatyo dan Zulkifli Hasan memberikan tanggapannya soal wacana relaksasi PSBB. 

TRIBUNNEWS.COM - Terkait wacana relaksasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Zulkifli Hasan, memberikan tanggapan mereka.

Bambang Soesatyo meminta pemerintah tidak buru-buru merelaksasi kebijakan PSBB.

"Memang benar semua orang merasa tidak nyaman karena terus berdiam di rumah."

"Namun, demi kesehatan dan keselamatan banyak orang, relaksasi PSBB hendaknya tidak terburu-buru," kata Bamsoet, Senin (4/5/2020), dikutip dari Kompas.com.

Bamsoet mengatakan, relaksasi PSBB harus berdasarkan pertimbangan dan keputusan yang matang.

Baca: PSBB Masih Berlaku, Dokter Online & Apotik Digital Bisa Jadi Alternaif untuk Layanan Kesehatan

Baca: Karawang Berlakukan PSBB Mulai 6 Mei, Pengelola Pemakaman Muslim Ini Tiadakan Ziarah Kubur

Bukan hanya sekadar mempertimbangkan saran dan pendapat dari para kepala daerah.

Terlebih, pada saat ini jumlah pertumbuhan kasus positif Covid-19 di sejumlah daerah masih cukup tinggi.

"Sebelum kecepatan penularan Covid-19 bisa dikendalikan dengan pembatasan sosial, relaksasi PSBB sebaiknya jangan dulu dilakukan," terang Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, saat ini sejumlah daerah telah menerapkan PSBB.

Menurutnya, penerapan itu harus dievaluasi terlebih dahulu sebelum diputuskan untuk direlaksasi.

Halaman
123
Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas