Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Saksi Ungkap Serah Terima Uang Rp 400 Juta untuk eks Menpora Imam Nahrawi

Supriyono mengaku pernah dipanggil oleh mantan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana.

Saksi Ungkap Serah Terima Uang Rp 400 Juta untuk eks Menpora Imam Nahrawi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa kasus dugaan suap di Kemenpora, Imam Nahrawi mendengarkan keterangan saksi saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2020). Sidang mantan Menpora itu beragendakan mendengarkan keterangan saksi yakni mantan Sesmenpora, Alfitra Salamm. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi melalui asisten pribadi, Miftahul Ulum, disebut pernah menerima sejumlah uang dari mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kemenpora Supriyono.

Pengakuan itu disampaikan Supriyono pada saat memberikan keterangan sebagai saksi terkait suap pemberian dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Supriyono mengaku pernah dipanggil oleh mantan Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Mulyana.

Pada saat itu, dia diminta mencarikan uang senilai Rp 1 miliar untuk 'honor' Imam sebagai menteri pada saat menjabat.

Namun, karena di Kemenpora dana tidak mencukup sehingga akhirnya disepakati pemberian 'honor' itu Rp 400 juta. Supriyono tidak mengetahui apa yang dimaksud 'honor'.

Dia mengetahui ‘honor’, pada saat Mulyana berbicara dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemenpora, Chandra.

“Di sana sudah ada Pak Chandra selaku PPK. Saya mendengarkan beliau bicara, saya diminta siapkan uang untuk Pak Menteri waktu itu. Pak Mulyana bilang ke Pak Chandra bahwa Pak Menteri minta, Pak Menteri tanyakan honor Pak Menteri,” kata Supriyono, memberikan keterangan.

Supriyono mengungkapkan uang yang didapatnya untuk honor Imam itu berasal dari pinjaman Kemenpora ke KONI.

Kemenpora meminjam uang Rp 1 miliar kepada KONI. Dari uang tersebut, Rp 400 juta diserahkan ke Imam dan sisanya digunakan untuk operasional Kemenpora.

Menurut dia, proses serah terima uang kepada Ulum berlangsung di tempat parkir Masjid Kemenpora pada malam hari.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas