Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bakamla RI Terjunkan KN Belut Laut untuk Bantu Kapal Tanker Berbendera Iran yang Kandas di Batam

Kapal kargo dengan nama lambung Shahraz, diketahui melintasi perairan Batu Berhenti Sambu, Batam, Kepulauan Riau.

Bakamla RI Terjunkan KN Belut Laut untuk Bantu Kapal Tanker Berbendera Iran yang Kandas di Batam
Tribun Batam/Argi DA Nug
Personil Badan Keamanan Laut (Bakamla) meninjau lokasi kapal bernama lambung Shahraz yang kandas di Perairan batu berhenti atau biasa dikenal masyarakat sekitar dengan batu berantai, Belakang Padang, Batam, Senin (11/5). Kapal Shahraz berbendera Iran serta Kapal Samudra Sakti I berbendera Indonesia kandas di perairan batu berantai diduga sementara akibat cuaca buruk. (Tribun Batam/Argi DA Nug) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kantor Keamanan Laut Zona Maritim Barat Bakamla RI masih berupaya dalam penanganan kapal kargo berbendera Iran yang kandas di Perairan Batam hingga Rabu (13/5/2020).

Kapal kargo dengan nama lambung Shahraz, diketahui melintasi perairan Batu Berhenti Sambu, Batam, Kepulauan Riau.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Maritime and Port Authority (MPA) Singapura, kapal tersebut diketahui kandas pada pukul 02.32 WIB, Senin (11/5/2020).

Baca: Bakamla RI Amankan 47 TKI dari Malaysia yang Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus

Dalam keterangan resmi Humas Bakamla RI kapal tersebut mengalami benturan karang sehingga sulit bergerak meski air laut naik. 

Baca: Bakamla Amankan 107 Ton Minyak Ilegal di Pulau Condong yang Diangkut Kapal Empat Saudara

Setelah melakukan koordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam, dan Basarnas, dilakukan tindakan penanganan kapal kargo Shahraz dengan cara memindahkan sebagian muatan kontainer sehingga memungkinkan untuk kapal ditarik menuju pelabuhan Batu Ampar, Batam.

"Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla RI  menerjunkan KN Belut Laut-406 untuk membantu dan bekerja sana dengan unsur laut TNI AL, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), dan POLAIR yang secara bergantian memantau situasi kondisi di lapangan," dikutip dalam keterangan resmi Humas Bakamla RI pada Rabu (13/5/2020).

Selain itu, terdapat pula Tim dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP) yang bersiap di posko KSOP Batam.

Pemasangan oil boom juga dilakukan untuk antisipasi terjadi kebocoran minyak di beberapa titik pada badan kapal. 

Dengan demikian, tumpahan minyak dapat terkurung dan tidak menyebar ke perairan. 

Operasi penyelamatan oleh tim gabungan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.
 

Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas