Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Trump Tunda KTT G-7 dan Ingin Undang Negara Lain Bergabung

Trump mempertimbangkan, KTT G-7 itu bisa digelar pada September mendatang atau setelah pemilihan umum di AS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Trump Tunda KTT G-7 dan Ingin Undang Negara Lain Bergabung
Mandel NGAN / AFP
(Ilustrasi Amerika Serikat Minta Tanggung Jawab China) Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, COVID-19, di Taman Mawar Gedung Putih pada 15 April 2020, di Washington, DC. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump  menunda pertemuan negara-negara kelompok G-7, yang seharusnya digelar Juni mendatang.

Trump mempertimbangkan, KTT G-7 itu bisa digelar pada September mendatang atau setelah pemilihan umum di AS.

Trump ingin mengundang Australia, Rusia, Korea Selatan dan India ikut dalam KTT G-7 itu.

Berbicara kepada wartawan di pesawat kepresidenan 'Air Force One' AS, Trump mengatakan G7, yang merupakan kelompok negara dengan perekonomian yang paling maju, adalah "kelompok negara yang sangat usang" dan sangat ketinggalan zaman.

"Saya menunda, karena tidak merasa bahwa sebagai G7 itu benar mewakili apa yang terjadi di dunia," kata Trump seperti dilansir Reuters, Minggu (31/5/2020).

Tidak jelas apa maksud Trump untuk mengundang negara-negala lain dalam pertemuan G-7.

Pada beberapa kesempatan sebelumnya, Trump menyarankan agar Rusia ditambahkan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kelompok G-7 adalah Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jepang, Jerman, Italia dan Kanada, dan Uni Eropa.

G-7 dibentuk pada tahun 1975 dan telah menjadi organisasi perekonomian berpengaruh di dunia.

Di tempat berbeda, Kanselir Jerman Angela Merkel menolak undangan Trump untuk hadir dalam KTT G-7 yang akan digelar di Washington.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas