Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Helikopter TNI Jatuh di Kendal

Kesaksian Warga Sekitar Lokasi Helikopter MI-17 TNI AD Terjatuh: Terbang Rendah dan Beberapa Ledakan

Berikut cerita dari Eka Candra, saksi mata yang juga warga sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK), tempat terjatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD.

Kesaksian Warga Sekitar Lokasi Helikopter MI-17 TNI AD Terjatuh: Terbang Rendah dan Beberapa Ledakan
Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Berikut cerita dari Eka Candra, saksi mata yang juga warga sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah tempat terjatuhnya helikopter MI-17 milik TNI AD. 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang saksi mata yang juga warga sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK), Jawa Tengah, Eka Candra menceritakan detik-detik peristiwa helikopter milik TNI AD terjatuh.

Hal tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (6/5/2020).

Eka menuturkan sebelum terjatuh, helikopter dengan tipe MI-17 itu berputar-putar di atas kawasan itu.

Baca: Helikopter MI-17 TNI AD Jatuh di Kendal, 3 Orang Sempat Berhasil Lompat ke Tambak

Selain itu, helikopter juga nampak terbang dengan ketinggian yang sangat rendah.

Hingga semakin lama helikopter terbang rendah hingga akhirnya terjatuh.

Saat terjatuh, helikopter tersebut menghasilkan suara yang keras.

Seorang saksi mata yang juga warga sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK), Eka Candra, menceritakan detik-detik peristiwa helikopter milik TNI AD terjatuh.
Seorang saksi mata yang juga warga sekitar Kawasan Industri Kendal (KIK), Eka Candra, menceritakan detik-detik peristiwa helikopter milik TNI AD terjatuh. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

"Itu helikopter terbang sangat rendah, makin rendah, jatuh dengan suara yang keras," terang Eka.

Eka sempat menyaksikan, terdapat dua penumpang yang lari keluar dari helikopter.

Kala itu helikopter baru terjatuh dan sudah mengeluarkan asap.

Hingga akhirnya setelah itu secara beruntun terdapat tiga sampai empat kali ledakan.

Halaman
1234
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas