Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2020

Menteri Agama Minta Arab Saudi Tidak Keluarkan Visa Untuk Jemaah Haji Mujamalah

Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan pembatalan keberangkatan haji pada tahun 2020 ini tidak hanya berlaku untuk jemaah reguler.

Menteri Agama Minta Arab Saudi Tidak Keluarkan Visa Untuk Jemaah Haji Mujamalah
Muhammad Rizki Hidayat/Tribun Jakarta
Menteri Agama Fachrul Razi (tengah), saat diwawancarai awak media, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat pagi (13/3/2020) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi menegaskan pembatalan keberangkatan haji pada tahun 2020 ini tidak hanya berlaku untuk jemaah reguler.

Pembatalan keberangkatan juga berlaku untuk jemaah haji yang menggunakan visa haji mujamalah atau undangan dan Furadah atau mandiri.

"Yang kami batalkan kan bukan hanya haji kuota tapi juga kami harapkan ada di mujamalah juga, furadah juga," ucap Fachrul Razi dalam diskusi webinar, Selasa (9/6/2020).

Jamaah haji mujamalah adalah yang menggunakan visa khusus dari Pemerintah Arab Saudi.

Fachrul Razi mengatakan pihaknya telah mengajukan permohonan resmi kepada Pemerintah Arab Saudi untuk tidak menerbitkan visa bagi jemaah haji mujamalah dan furadah dari Indonesia.

Baca: Kronologi Keluarga Angkut Paksa Jenazah PDP Covid-19 di Bekasi

Permohonan tersebut disampaikan melalui surat resmi yang dikirim Kemenag lewat Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi.

"Sudah dikomunikasikan oleh kedutaan tapi surat resmi baru kami kirim hari ini, karena kami minta didalamnya juga untuk bantuan pemerintah Saudi Arabia untuk tidak menerbitkan visa undangan maupun visa mandiri," tutur Fachrul.

Sebelumnya Menteri Agama Fachrul Razi mengumumkan pembatalan pemberangkatan Jemaah haji 2020.

Kebijakan ini diambil karena Pemerintah harus mengutamakan keselamatan jemaah di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang belum usai.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas