Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pesawat TNI AU Jatuh

Wajah Pilot Jet Tempur TNI AU yang Jatuh di Riau Diolesi Salep

Roni menceritakan, dirinya mendengar kabar tersebut dari keluarga yang mendapat telepon dari penjaga rumah saat pagi hari tak berselang lama setelah k

Wajah Pilot Jet Tempur TNI AU yang Jatuh di Riau Diolesi Salep
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Sejumlah prajurit TNI AU menutupi pesawat yang jatuh dengan terpal, Senin (15/6/2020). Pesawat tempur jenis BAE Hawk 209 milik TNI AU jatuh di Perumahan Sialang Indah Desa Kubang Jaya, Siak Hulu, Kampar, Riau. Pada peristiwa tersebut pilot selamat dan dirawat di Rumah Sakit Umum TNI Dr Sukirman Lanud Roesmin Nurjadin. Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat jet tempur TNI AU, BAe Hawk 209 dengan nomor registrasi TT-0209 jatuh ke permukiman warga di Kampar, Riau.

Pesawat tersebut jatuh di lokasi yang berada 5 km dari runway 36 Lanud Roesmin Noerjadin Pekanbaru. Pesawat tersebut dikemudikan oleh pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru.

Ada rumah yang tertimpa pesawat tempur jatuh di kawasan Perumahan Mutiara Sialang Indah,
Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Namun tidak ada penghuninya. Hal itu diungkapkan pemilik rumah bernama Roni.

Roni menceritakan, dirinya mendengar kabar tersebut dari keluarga yang mendapat telepon
dari penjaga rumah saat pagi hari tak berselang lama setelah kejadian.

"Ditelepon bapak yang mengurus rumah ini, katanya ada pesawat tempur jatuh, rumah bapak habis, makanya saya ngecek ke sini," ujar Roni.

Baca: Pesawat BAe Hawk 109 TNI AU Jatuh di Kampar Riau karena Kehilangan Tenaga Saat Akan Landing

Dikatakan Roni, bagian halaman dan dapur rumah milik keluarganya tersebut hancur namun beruntung rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Kondisi pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru.
Kondisi pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru. (IST)

"Itu rumah kontrakan, tapi belum ada yang menyewa, waktu itu sempat ada yang mau nyewa cuma karena ada sesuatu hal, ia belum jadi menyewa," katanya.

Baca: Ditolak MUI, Mahfud MD Pasang Badan Jika Ada yang Ganti Pancasila dengan Komunis di RUU HIP

Roni menjelaskan bahwa ia sempat menanyakan perihal rumahnya kepada beberapa anggota
TNI AU di lokasi kejadian namun belum mendapatkan jawaban pasti.

"Kata tentara itu, tunggu sama komandan saja, nanti silahkan koordinasi sama kepala desa," kata Roni menirukan ucapan seorang tentara yang berjaga di lokasi tersebut.

Baca: Sengketa Geprek Ayam Bensu Makin Meruncing, Kubu Ruben Onsu Klaim Masih Bisa Gunakan Merek

Roni berharap agar rumah keluarganya dapat diperbaiki oleh instansi terkait seperti sediakala sehingga bisa ditempati dengan layak. Sementara itu, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau) Marsekal Fadjar Prasetyo saat konferensi pers di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru menyampaikan permintaan maafnya kepada pemilik rumah.

Baca: Pilot Berhasil Eject dengan Kursi Pelontar Saat Pesawat Tempur Hawk 109 TNI Jatuh di Pekanbaru

Halaman
123
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas