Tribun

Yenny Wahid Buka Suara Soal Guyonan Gus Dur tentang Polisi Jujur, Sudjiwo Tedjo: Mau Diciduk Ya?

Menurut Sudjiwo Tedjo, Tweet Yenny Wahid itu terlalu serius, harusnya ia bisa memposting humor Gus Dur yang lainnya.

Editor: TribunnewsBogor.com
zoom-in Yenny Wahid Buka Suara Soal Guyonan Gus Dur tentang Polisi Jujur, Sudjiwo Tedjo: Mau Diciduk Ya?
Gita Irawan
Putri Presiden Keempat Republik Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, mendatangi kantor Kementerian Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) untuk membicarakan pertemuan antara Menko Polhukam Mahfud MD dengan Menteri Pertahanan Malaysia Mohammad Bin Sabu di kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Kamis (23/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM -- Putri kedua Presiden RI ke-4 KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid, buka suara soal pengunggah guyonan ayahnya yang berujung di kantor polisi.

Menurutnya, polisi memiliki tugas mulia untuk ikut melindungi anak kandung demokrasi, yaitu kebebasan berpendapat dan berekspresi.

Namun hal itu rupanya disorot oleh Budayawan Sudjiwo Tedjo.

Ia mempertanyakan kenapa Yenny Wahid malah menulis Tweet seperti itu.

Sudjiwo Tedjo penasaran kenapa Yenny Wahid tidak mengunggah humor Gus Dur saja.

Seperti diketahui, guyonan Gus Dur soal tiga polisi jujur ini sedang ramai dibicarakan.

Sebab, pria yang mengunggah guyonan itu kini harus berakhir di kantor polisi.

Pria itu adalah Ismail Ahmad, seorang warga Kepulauan Sula, Maluku Utara, dibawa ke Polres Kepulauan Sula untuk dimintai keterangan terkait unggahannya di Facebook.

Dilansir dari Kompas.com, Ismail mengunggah guyonan Gus Dur yang berbunyi, “Ada tiga polisi jujur di Indonesia, yaitu polisi tidur, patung polisi, dan Jenderal Hoegeng”.

Kepada Kompas.com, Ismail bercerita bahwa dia mengunggah guyonan itu pada Jumat (12/6/2020) sekitar pukul 11.00 WIT.

Baca Selengkapnya ====>>>>

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas