Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Boediono: Terus Terang, Pandemi Covid-19 Ini Tahap Paling Krusial Bagi Bangsa

Mantan Wakil Presiden RI Boediono mengatakan, Indonesia masih dalam tahap paling krusial dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Boediono: Terus Terang, Pandemi Covid-19 Ini Tahap Paling Krusial Bagi Bangsa
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Mantan Wakil Presiden RI Boediono saat dialog Posisi Geostrategis Indonesia Paska Pandemi Covid-19 melalui virtual, Jumat (26/6/2020). / Capture Zoom 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Wakil Presiden RI Boediono mengatakan, Indonesia masih dalam tahap paling krusial dalam menghadapi pandemi virus corona (Covid-19).

Bahkan, Boediono menyebut, keadaan krusial juga dirasakan negara-negara lain di dunia.

Hal itu disampaikan Boediono saat dialog Posisi Geostrategis Indonesia setelah Pandemi Covid-19 melalui virtual, Jumat (26/6/2020).

Baca: Sehari Sebelum Melahirkan, Ibu di Trenggalek Positif Covid-19, Begini Kondisinya dan sang Bayi

"Kita masih dalam tahap awal dan terus terang saja ini tahap yang paling krusial bagi kita semua, bahkan sebagai bangsa dan saya yakin juga bagi bangsa-bangsa yang lain," kata Boediono.

"Sekarang masing masih mencari jalan keluar dari kegelapan ini," katanya.

Boediono mengatakan, masa krusial ini karena belum mengetahui apa yang akan terjadi kedepan akibat pandemi Covid-19 ini.

Baca: Keluarga Cegat Ambulans Lalu Ambil Paksa Jenazah Covid-19 yang Akan Dimakamkan

Rekomendasi Untuk Anda

Ia lantas mencontohkan bagaimana pelayanan kesehatan terus melayani masyarakat yang sakit.

Untuk itu, Boediono menyebut ada dua hal yang menjadi pegangan dalam mengantisipasi kondisi krusial ini.

Pertama, terkait vaksin Covid-19 yang belum diketahui sampai kapan akan ditemukan.

Baca: Reaksi Tri Rismaharini Saat Jokowi Beri Waktu 2 Pekan untuk Jatim Turunkan Angka Positif Covid-19

"Banyak pembicaraan dari berbagai ahli tapi nampaknya tidak jelas, apalah akhir tahun ini, pertengahan tahun depan atau akhir tahun 2021. Ini masih pertanyaan dan saya kira satu announce kita berhasil atau tidak. Berapa lama?" ucapnya.

Lalu, terkait antisipasi gelombang kedua pandemi Covid-19.

Menurutnya, perlunya antisiapsi menghadapi gelombang kedua tersebut.

"Second wafe, gelombang kedua ini ada atau enggak. Kalau ada bagaimana kita menghadapinya," jelas Boediono.

Boediono pun mengajak masyarakat untuk turut membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan pandemi ini.

"Kita sudah bisa menangani dengan lumayan, menangangi masa tanggap darurat itu adalah meminimumkan korban, meminimumkan korban dampak negatifnya dari suatu bencana pandemi," kata Boediono.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas