Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

HUT Bhayangkara 2020

Hari Jadi ke-74 Bhayangkara, Pandemi Covid-19 Hadirkan Tantangan Baru Bagi Kepolisian

Polri menjadikan Momentum Hari Bhayangkara ke-74 di Tengah Pandemi sebagai Refleksi dan Benahi Internal

Hari Jadi ke-74 Bhayangkara, Pandemi Covid-19 Hadirkan Tantangan Baru Bagi Kepolisian
TRIBUN JATENG/TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel saat menyerahkan bantuan berupa APD dan alat perlengkapan medis di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (17/04/20). Selain memberikan suport dan bantuan kepada sejumlah Rumah Sakit di Semarang Kapolda juga melakukan pengecekkan dapur umum di Kawasan Simpang Lima Semarang dilanjutkan pembagian nasi bungkus kepada masyarakat oleh TNI dan Polri. Selain itu Kapolda Jateng akan melaksanakan baksos memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis di RS Kariadi dan Bhayangkara serta peninjauan dapur umum sebagai dampak pandemi virus corona. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hari jadi ke-74 Bhayangkara diperingati secara berbeda oleh Polri saat ini.

Hal tersebut tak lepas dari peringatan yang jatuh pada 1 Juli 2020 itu harus diperingati di tengah pandemi Covid-19.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan momentum berdirinya Polri di saat mewabahnya virus harus dijadikan bahan refleksi tersendiri. Terutama dalam menghadapi tantangan dan pembenahan di internal kepolisian.

"Pandemi Covid-19 menghadirkan banyak tantangan baru yang kompleks bagi polisi. Sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, polisi harus selalu berada di garda terdepan. Polisi kadang juga diminta berhadapan pasien Covid-19," ujar Argo, dalam keterangannya, Rabu (1/7/2020).

Baca: HUT ke-74 Bhayangkara, Maruf Amin Ungkap Peran Penting Polri Dalam Upaya Putus Mata Rantai Covid-19

Baca: Beri Kejutan saat HUT Bhayangkara, Panglima TNI Bawa Kue Ulang Tahun ke Rumah Dinas Kapolri

Polri memang kini tak sekedar melakukan penanganan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Namun juga menjadi garda terdepan memutuskan mata rantai Covid-19.

Antara lain, kata Argo, dengan melakukan pendisiplinkan protokol kesehatan, mencegah masyarakat berkerumun dan memastikan keamanan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 agar tak ditolak masyarakat.

Jenderal bintang dua tersebut mengatakan bukan hal mudah untuk melakukan tantangan baru itu. Namun Polri berupaya menjawab tantangan itu dengan menerbitkan Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020 pada 19 Maret 2020, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Kala itu, Maklumat Kapolri efektif dijalankan seluruh jajaran polisi di Indonesia dengan membubarkan kerumunan massa, tempat-tempat publik dilakukan disinfeksi, warga keluar rumah pun mengenakan masker, serta mengawal jaring pengaman sosial dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk warga yang terdampak pandemi.

Baca: Polri Berikan Layanan SIM Gratis Khusus Bagi Relawan dan Tenaga Medis Pada HUT ke-74 Bhayangkara

Meski saat ini sendiri Maklumat Kapolri itu sudah dicabut berdasarkan Nomor STR/364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2020 demi mendukung upaya pemerintah soal penerapan tatanan kehidupan normal yang baru atau new normal.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas