Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Daftar Menteri yang Layak Di-Reshuffle Versi IPO: Ada Nama Luhut dan Fachrul Razi, Siapa Teratas?

Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait kinerja para menteri di era pandemi Virus Corona (Covid-19).

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Daftar Menteri yang Layak Di-Reshuffle Versi IPO: Ada Nama Luhut dan Fachrul Razi, Siapa Teratas?
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Ma'ruf Amin berfoto bersama usai mengenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 Menteri, 3 Kepala Lembaga Setingkat Menteri, dan Jaksa Agung untuk Kabinet Indonesia Maju. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM - Lembaga Survei Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait kinerja para menteri di era pandemi Virus Corona (Covid-19).

Berikut hasilnya, mulai urutan teratas menteri yang paling diharapkan reshuffle:

- Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly: 64,1 persen.

- Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto: 52,4 persen.

- Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah: 47,5 persen.

- Menteri Agama Fachrul Razi: 40,8 persen.

- Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo: 36,1 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

- Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan: 33,2 persen.

- Menteri Sosial Juliari Batubara: 30,6 persen.

- Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki: 28,1 persen.

- Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali: 24,7 persen.

- Menteri BUMN Erick Thohir: 18,4 persen.

Baca: Survei IPO: Tito Karnavian, Wishnutama dan Retno Marsudi Menteri Paling Responsif

Baca: Survei IPO: Sandiaga Uno, AHY Hingga Tito Karnavian Tokoh Baru Berpotensi di Pilpres 2024

- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim: 13,0 persen.

Diketahui dalam hasil survei di atas merupakan sebuah respon masyarakat terkait wacana reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Survei dilakukan dengan melibatkan 1.350 responden di 30 provinsi dengan metode penelitian wellbeing purposive sampling yakni wawancara online atau melalui sambung telepon.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas