Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Respons Polisi soal Keluhan Warganet Tak Dapat Dispensasi Perpanjangan SIM dan Disuruh Buat Baru

Akibat pembatasan kuota itu, yang diprioritaskan terlebih dahulu adalah pemilik SIM yang masa berlakunya telah habis pada bulan Maret, April dan Mei

Respons Polisi soal Keluhan Warganet Tak Dapat Dispensasi Perpanjangan SIM dan Disuruh Buat Baru
Warta Kota/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
ILUSTRASI - Warga melakukan proses perpanjangan STNK di Gerai Samsat dan SIM Blok M Square, Jakarta Selatan, usai peresmian, Rabu (26/9). Layanan perpanjangan SIM dan Samsat yang berada di pusat perbelanjaan tersebut dibuka untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus SIM dan perpanjangan STNK. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengklarifikasi kabar pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) yang tidak mendapatkan perpanjangan waktu dispensasi dari kepolisian.

Khususnya, pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada bulan Juni 2020.

Baca: Masa Berlaku SIM Kini Tidak Berdasarkan Tanggal Lahir Pemilik, Ini Kebijakan Barunya

Diketahui, Korlantas Polri sempat mengeluarkan dispensasi untuk pemohon SIM yang masa berlakunya habis selama pandemi virus corona atau Covid-19 untuk tak ditindak penilangan atau proses pembuatan SIM baru.

Kasie SIM Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin mengatakan pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada Juni 2020 juga akan diberi kesempatan untuk perpanjang SIM tanpa harus membuat baru.

"Jadi memang kalau dari aturan Korlantas kemarin sampai 29 Mei 2020. Akan tetapi, waktu awal pembukaan banyak sekali yang membludak masyarakat, sehingga kita harus menerapkan protokol kesehatan dan membatasi kuota," kata Hedwin kepada Tribunnews, Kamis (9/7/2020).

Akibat pembatasan kuota itu, pihak kepolisian memprioritaskan terlebih dahulu pemilik SIM yang masa berlakunya telah habis pada bulan Maret, April dan Mei 2020.

"Kita batasi dan diprioritaskan Maret, April dan Mei. Sehingga Juni ini diimbau untuk pulang, tetapi kita berikan kesempatan tapi harus verifikasi di satpas," ungkapnya.

Atas dasar itu, dia mengatakan pemilik SIM yang masa berlakunya habis pada bulan Juni masih diberikan kesempatan untuk memperpanjang. Namun, kata dia, pemilik SIM harus mengajukan di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM wilayahnya masing-masing.

"Jadi untuk masyarakat yang pada saat masa berlakunya di bulan Juni kalau berdomisili di Jakarta, silahan datang ke Satpas Daan Mogot kita verifikasi. Di situ akan tetap dibantu," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas