Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Ini yang Bisa Menghambat Kebijakan Erick Thohir

Menurut Yogi, cara mendekonstruksi kekuatan lawan menjadi pilihan dan berkolaborasi semu dengan kawan sangat menentukan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Diduga Ini yang Bisa Menghambat Kebijakan Erick Thohir
TRIBUNNEWS/SENO
Menteri BUMN Erick Thohir dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR di gedung DPR, Jakarta, Selasa (9/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hasanudin Aco

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam meningkatkan kinerja BUMN, kualitas sumber daya manusia (SDM) memainkan peran penting.

Tak berlebihan jika BUMN di bawah pimpinan Erick Thohir, strukturnya telah dirampingkan, komposisi personalianya varian dan manajemen bergerak dinamis ketika memasuki tahapan holding.

Demikian disampaikan Pemerhati Aset-aset Negara, Yogi Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa (14/7/2020).

"Strategi holding yang berbasis subsektor, digagas Erick Tohir merupakan sebuah gerakan yang mengintegrasikan unit-unit BUMN yang pro-aktif merespon dinamika perubahan perekonomian dalam persaingan di era pasar bebas," tutur Yogi.

Dia mengatakan persaingan dalam pasar bebas dipastikan sarat dan ketentuan regulasi internasional, tanpa kecuali korporasi ingin selalu memenangkan persaingan.

Untuk maksud tersebut, menurut Yogi, cara mendekonstruksi kekuatan lawan menjadi pilihan dan berkolaborasi semu dengan kawan sangat menentukan.

Baca: Optimalkan TKDN, Pertamina Gandeng 3 BUMN Galangan untuk Perawatan Kapal

Rekomendasi Untuk Anda

"Tidak berlebihan, korporasi atau unit-unit BUMN perlu melakukan perbaikan kinerja merupakan keniscayaan," katanya.

Artinya, lanjut Yogi, dari fenomena persaingan bisnis ada tiga faktor yang harus diperbaiki yakni.

Pertama, perlu membangun kinerja keuangan korporasi.

Kedua, meningkatkan skala produksi.

Ketiga, meningkat kualitas sumber daya manusia.

"Faktor yang terakhir ini menjadi kebutuhan mendesak bagi BUMN," ujar Yogi.

Dia mengakui membangun kualitas sumber daya manusia bukan seperti membalikkan telapak tangan. Itu harus terencana, gradual dan berkesinambungan.

"Oleh karena itu, BUMN sudah harus masuk ke tahap human capital, jika ingin memenangkan persaingan dipasar global, bukan sekedar meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang melek teknologi," ujar Yogi,

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas