Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pilkada Serentak 2020

Sempat Diserang Peretas, KPU Pastikan Situs untuk Pilkada Aman

Dia menjelaskan intensitas serangan para hacker semakin tinggi hingga pagi ini dan menghambat proses launcing yang sudah disiapkan sejak awal.

Sempat Diserang Peretas, KPU Pastikan Situs untuk Pilkada Aman
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyampaikan sambutan saat mengikuti Penyerahan Data Pemilih Pemula Tambahan dan Peluncuran Pemilihan Serentak Tahun 2020 di gedung KPU, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). KPU menerima Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (D4) tambahan sebanyak 456.256 orang dan meluncurkan alat perlengkapan pencegahan Covid-19 untuk digunakan dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Arief Budiman, memastikan data dan sistem KPU berada dalam kondisi aman.

Meskipun, kata dia, laman lindungihakpilihmu.kpu.go.id yang dipergunakan untuk data pemilih Pemilihan Serentak Tahun 2020 sempat diserang hacker atau peretas.

“Ketika alamat web kami publikasi, sejak tadi malam web sudah mulai diserang. Tidak merusak web, tidak merusak aplikasi, tetapi membuat kerja menjadi lambat,” ujar Arief, saat launcing Gerakan Klik Serentak (GKS), di gedung KPU RI, Rabu (15/7/2020).

Dia menjelaskan intensitas serangan para hacker semakin tinggi hingga pagi ini dan menghambat proses launcing yang sudah disiapkan sejak awal.

Baca: 200 Juta Data Warga Indonesia Diduga Bocor, Hacker Klaim Retas dari Situs KPU

Menurut dia, launching web bertepatan dengan jadwal dimulainya pelaksanaan kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih Pemilihan Serentak 2020.

"Jadi mulai tadi malam sudah di serang. dan tren terus meningkat sampai hari ini. Saya sampai dengan tadi pagi masih berharap masih bisa dilakukan dialog langsung dengan daerah, tapi hari ini makin tinggi ya, kuantitas serangannya makin tinggi,” tuturnya.

KPU RI telah menyiapkan anggota KPU Daerah, Bawaslu dari pusat sampai darah sampai para tokoh untuk menguji sistem baru ini. Diantaranya, yaitu penyanyi dangdut Ayu Tingting dan tokoh nasional, Hasan Wirayudha.

Namun upaya tersebut tertahan serangan para peretas.

"Sudah, kami siapkan beberapa tokoh masyarakat,” tambahnya

Untuk diketahui, Pilkada 2020 akan digelar di 270 daerah meliputi sembilan provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten.

Sembilan provinsi, yaitu Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah. Sementara, 37 kota yang menggelar pilkada tersebar di 32 provinsi dari total 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Jumlah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 bertambah sebesar 456.256 pemilih.

Angka 456.256 pemilih itu merupakan data pemilih pemula tambahan. Penambahan itu mengakibatkan saat ini total DP4 sejumlah 105.852.716 pemilih dari sebelumnya. 105.396.460 pemilih.

Ikuti kami di
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas