Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Polri Catat 102 Laporan Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19 di Indonesia

Penyelewengan dana bansos dalam bentuk apapun sangat tidak dibenarkan. Termasuk apabila sudah ada kesepakatan pemerataan dengan pihak penerima.

Polri Catat 102 Laporan Kasus Penyelewengan Dana Bansos Covid-19 di Indonesia
WARTAKOTA/Nur Ichsan
PAKET SEMBAKO - Sebanyak 330 orang warga dari keluarga penerima manfaat di wilayah Duri Selatan, Tambora, Jakarta Barat, menerima bantuan paket sembako dari Kementerian Sosial RI melalui E -Warong Kenanga, Jumat (10/7/2020). Bantuan senilai Rp 200 ribu/paket yang berisi beras, telur, daging ayam, dan jeruk ini ditujukan kepada warga miskin dan rentan miskin yang juga terdampak Covid-19. (WARTAKOTA/Nur Ichsan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menyampaikan pihaknya telah menerima sebanyak 102 laporan dugaan penyelewengan dana bantuan sosial Covid-19. Angka itu merupakan laporan yang diterima jajaran Polda seluruh Indonesia.

"Data yang diterima terdapat 102 kasus penyelewengan bantuan sosial di 20 Polda," kata Karo Penmas Brigjen Pol Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Dia mengatakan penyelewengan dana bansos dalam bentuk apapun sangat tidak dibenarkan. Termasuk apabila sudah ada kesepakatan pemerataan dengan pihak penerima.

"Penyelewengan dana bansos apapun bentuk penyelewengannya walaupun sudah ada kesepakatan untuk pemerataan, tetap saja hal tersebut tidaklah benar," jelasnya.

Baca: Menurut Hasil Penelitian, Bansos Tunai Lebih Disukai Ketimbang Sembako

Lebih lanjut, Awi mengatakan pihaknya akan memilah kasus laporan penyeleweng dana bansos yang dilaporkan.

Jika jumlah dana yang diselewengkan kecil, pihaknya akan menyerahkan kasus itu kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP).

"Tentunya besar kecilnya pelanggaran terdapat tim yang melakukan assasment, jika pelanggaran tersebut merupakan pelanggaran kecil maka akan dikedepankan kepada APIP-nya atau inspektorat yang menanganinya," jelas dia.

Baca: Kemensos Matangkan Opsi Penyaluran Bansos untuk TIngkatkan Realisasi Anggaran

Berikut sebaran laporan adanya penyelewengan Bansos Covid-19 dari pemerintah:

1. Polda Sumatera Utara sebanyak 38 kasus;
2. Polda Jawa Barat sebanyak 18 kasus;
3. Polda Nusa Tenggara Barat sebanyak 9 kasus;
4. Polda Riau sebanyak 7 kasus;
5. Polda Jawa Timur dan Polda Sulawesi Selatan sebanyak 4 kasus;
6. Polda Sulawesi Tengah, Polda NTT dan Polda Banten masing-masing sebanyak 3 kasus;
7. Polda Sumatera Selatan dan Polda Maluku Utara masing-masing sebanyak 2 kasus;
8. Polda Kalimantan Tengah, Polda Kepulauan Riau, Polda Sulawesi Barat dan Polda Sumatera Barat, Polda Kaltara, Polda Lampung, Polda Papua Barat, Polda Kalbar dan Polda Papua masing-masing sebanyak 1 kasus.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas