Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Djoko Tjandra

Kompolnas Optimistis Polri Bongkar Aliran Dana Hingga Oknum yang Ikut Lindungi Djoko Tjandra

Poengky mengharapkan ketegasan polri di dalam penindakan hukum dapat terus ditingkatkan ke depannya.

Kompolnas Optimistis Polri Bongkar Aliran Dana Hingga Oknum yang Ikut Lindungi Djoko Tjandra
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyampaikan ketegasan Polri dalam menangkap dan menindak terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra perlu ditingkatkan.

Penangkapan itu dinilai menyelamatkan citra institusi polri di hadapan masyarakat.

Baca: Polri Masih Atur Jadwal Pemeriksaan Perdana Djoko Tjandra

Baca: Usai Djoko Tjandra, Polri Didesak Tangkap Sjamsul Nursalim dan Istrinya, Diduga Sembunyi di Shanghai

"Apa yang dilakukan Polri telah menyelamatkan muka Indonesia, dan memulihkan kepercayaan publik atas keraguan yang sempat muncul karena upaya penegakan hukum yang tercederai akibat beberapa oknum dari beberapa institusi justru membantu menutupi pelarian Djoko Tjandra," kata Komisioner Kompolnas Poengky Indarti saat dihubungi, Minggu (2/8/2020).

Poengky mengharapkan ketegasan polri di dalam penindakan hukum dapat terus ditingkatkan ke depannya.

Khususnya di dalam pengungkapan aktor yang diduga ikut terlibat dalam melindungi Djoko Tjandra.

"Saya optimis kasus orang-orang yang terlibat melindungi Djoko Tjandra akan dapat diproses hukum dengan baik oleh Polri, termasuk mengungkap aliran dananya," jelasnya.

Sebab, imbuh Poengky, ketegasan dalam kasus tersebut dapat menjadi momentum polri untuk mengembalikan kembali kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

"Saya berharap sikap tegas dan profesional Polri ini akan terus ditingkatkan. Ini momentum bagi Polri untuk kembali menunjukkan kepada masyarakat bahwa Polri benar-benar profesional, modern dan terpercaya, serta menggelorakan kembali semangat Reformasi Polri, termasuk semangat clean & good governance," terangnya.

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Di samping itu, ia mengharapkan langkah tegas kepolisian juga dapat diikuti oleh institusi lain untuk mengusut anggotanya yang diduga terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra.

"Ini dapat menjadi contoh bagi institusi lainnya yang anggotanya diduga terlibat melindungi Djoko Tjandra untuk melakukan penindakan secara tegas dan cepat, termasuk mendorong proses pidana. Dengan begitu maka komplotan pelindung Djoko Tjandra dapat dibongkar," pungkasnya.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas