Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sjamsul Nursalim Buronan Pemerintah RI

Profil Sjamsul Nursalim, Buronan Kakap yang Kabarnya Kini Berada di Shanghai

Di antaranya, buronan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI), Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim.

Profil Sjamsul Nursalim, Buronan Kakap yang Kabarnya Kini Berada di Shanghai
KOMPAS.ID
Sjamsul Nursalim. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penangkapan terhadap terpidana korupsi Djoko Tjandra sebagai contoh kerjasama police to police antar negara perlu ditingkatkan oleh Indonesia.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan selain Djoko Tjandramasih banyak buronan  kakap yang diketahui kabur dan bersembunyi di luar negeri.

Di antaranya, buronan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI), Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim.

Dia mengatakan keduanya diduga kuat tengah bersembunyi di Shanghai, China.

"Kerjasama internasional pasca tertangkap Joko Tjandra perlu dilanjutkan, sehingga Polri bisa segera menangkap buronan lainnya, seperti bos Gajah Tunggal Syamsul Nursalim dan Itji Nursalim yang saat ini diduga bersembunyi di Shanghai, China," kata Neta dalam keterangannya, Minggu (2/8/2020).

Baca: Harta Jaksa Pinangki yang Diduga Terlibat Kasus Djoko Tjandra Rp 6,8 Miliar, Berapa Gajinya?

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (30/7/2020) malam. Bareskrim Polri berhasil menangkap Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Neta mengatakan suksesi polri dalam kerjasama dengan kepolisian Diraja Malaysia menangkap Djoko Tjandra disebutkan bisa diulang kembali kepada buronan-buronan lainnya.

Termasuk untuk menangkap Sjamsul dan istrinya yang diduga kuat bersembunyi di negeri tirai bambu tersebut.

"Kerjasama yang ditunjukkan pihak Malaysia dengan Indonesia ini patut dicontoh Polri ke depan, khususnya NCB Interpol Polri dalam melakukan lobi ke negara-negara lain yang terdapat buronan koruptor bersembunyi disana, mengingat masih ada 38 buronan NCB Interpol Polri di luar negeri," pungkasnya.

Baca: ICW Dorong KPK Usut Kasus BLBI dan Tangkap DPO Sjamsul Nursalim

Sebagaimana diketahui, KPK menetapkan Sjamsul dan istrinya Itjih Nursalim sebagai tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan SKL BLBI.

Penetapan ini merupakan pengembangan dari perkara mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung.

Sjamsul Nursalim
Sjamsul Nursalim (ISTIMEWA)
Halaman
1234
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas