Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ibadah Haji 2020

Kemenlu RI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Jemaah Haji Ilegal di Arab Saudi

Dari catatan Konsul Haji KJRI hanya ada 16 WNI ekspatriat di Saudi yang terdaftar sebagai jemaah haji.

Kemenlu RI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Jemaah Haji Ilegal di Arab Saudi
Sky News
Pelaksanaan Haji 2020, para jamaah wajib untuk menaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang ditahan lantaran menjadi jemaah ilegal pada prosesi ibadah haji tahun ini.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri,  Judha Nugraha mengatakan KJRI Jeddah telah lakukan penelusuran di Tarhil Shumaysi atau detensi imigrasi.

"Dan diperoleh informasi tidak terdapat WNI yang ditangkap karena menjalankan ibadah haji secara ilegal," ujar dia melalui pesan singkatnya, Rabu (5/8/2020).

Diketahui, ada dua ribuan jemaah yang ditahan otoritas Arab Saudi lantaran berupaya mengikuti haji 1441 secara ilegal di Makkah.

Baca: Sukses Gelar Ibadah Haji Saat Pandemi, Arab Saudi Berencana Buka Kembali Umrah

Dari catatan Konsul Haji KJRI hanya ada 16 WNI ekspatriat di Saudi yang terdaftar sebagai jemaah haji.

Mereka adalah Muhammad Wahyu, Endan Suwandana, Ahmad Sujai, Huda Faristiya, 'Abdul Muhaemin, Siri Marosi, Muhammad Toifurrahman, Ata Farida, Eni Wahyuni, Irma Tazkiya.

Kemudian M Zulkarnain, Ali Muhsin Kemal, Akram Hadrami, Agus Sugiarto, Titin Agustin, dan Juwaeriyah Awaludin.

Mereka di Saudi tinggal dan bekerja di sejumlah kota, antara lain Riyadh, Madinah, Yanbu', Makkah, Jeddah, dan Al Khobar.

Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas