Tribun

Menag: Wapres RI Dukung Percepatan Proses Sertifikasi Halal

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, Wapres Ma’ruf Amin mendukung langkah mempercepat proses sertifikasi halal.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Malvyandie Haryadi
Menag: Wapres RI Dukung Percepatan Proses Sertifikasi Halal
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Menteri Agama Fachrul Razi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan, Wapres Ma’ruf Amin mendukung langkah mempercepat proses sertifikasi halal.

“Pada hari Rabu sore, saya menghadap Wapres RI yang juga Ketua Umum MUI, untuk melaporkan dan minta petunjuk tentang langkah-langkah percepatan proses Sertifikat Halal yang selama ini terasa mandek,” terang Menag diketerangannya, Jumat (14/8/2020).

Dalam pertemuan dengan Wapres tersebut, Menag melaporkan sejumlah kendala yang menghambat pengurusan sertifikasi halal dan langkah yang ditempuh Kementerian Agama.

Baca: Menag Fachrul Razi Izinkan Madrasah Gelar Belajar Tatap Muka

Menurutnya, sejumlah kendala dalam proses sertifikasi halal tersebut antara lain masalah kepastian tarif, percepatan dan kepastian waktu, serta kurangnya Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan otoritas yang menerbitkan fatwa halal.

Terkait tarif layanan, kata Menag, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) berkoordinasi secara intensif dengan Kementerian Keuangan untuk menerbitkan regulasinya.

Proses sertifikasi halal yang selama ini mencapai 93 hari dinilai sangat lambat dan akan dipercepat menjadi 21 hari.

Menag juga menyampaikan, proses sertifikasi halal dipengaruhi oleh terbatasnya jumlah LPH dan lembaga yang memiliki otoritas menerbitkan fatwa halal.

Baca: Pemerintah Percepat Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk UMK

Menag mengusulkan perlunya penambahan dua hal tersebut, agar bisa dilakukan oleh lembaga negara/yayasan Islam berbadan hukum dan universitas yang memenuhi syarat.

“Bapak Wapres punya sikap yang sama terhadap ide-ide tersebut dan memberi arahan teknis pelaksanaannya untuk memecahkan hambatan-hambatan yang sebelumnya belum terpecahkan," tutur Menag.

"Intinya, semua hambatan kita coba carikan solusinya. Insya Allah ke depan semua akan dapat berjalan baik sesuai harapan bersama,” tutup mantan wakil panglima TNI ini

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas