Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

KPU: Peserta Kampanye Pilkada 2020 Dibatasi Hanya 100 Orang

Alasan pembatasan peserta kampanye dilakukan untuk mengoptimalkan upaya jaga jarak antar orang saat kegiatan berlangsung.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in KPU: Peserta Kampanye Pilkada 2020 Dibatasi Hanya 100 Orang
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman (kiri) bersama Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik memberikan keterangan pers di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (24/8/2020). Evi Novida Ginting Manik kembali menjabat sebagai Komisioner KPU setelah sempat diberhentikan karena dugaan pelanggaran kode etik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Tribunnews/Irwan Rismawan 

KPU menyadari pemilihan tema tersebut bisa menjadi perdebatan karena dianggap
menguntungkan salah satu pihak, utamanya mereka yang bertindak sebagai incumbent atau petahana.

Mengingat petahana yang saat ini menjabat sudah punya berbagai program

penanganan Covid-19. Sedangkan calon penantang, justru hal tersebut jadi pengalaman baru.

Menyikapi hal itu KPU mengatakan mereka punya semangat untuk menurunkan
pandemi covid-19, sekaligus menyelesaikan permasalahan virus tersebut di daerah.

Harapannya pengusungan tema tersebut mampu memberikan pilihan - pilihan rasional bagi pemilih untuk menentukan siapa calon yang cakap dalam mengatasi masalah
covid-19.

Soal pemerataan teknis tema, KPU akan melakukan penyesuaian supaya masing -
masing kandidat punya porsi peluang dan perlakuan yang sama. "Karena kami ingin
pandemi ini turun.

Sehingga pada 9 Desember nanti masyarakat tidak khawatir dan itu
secara prinsip bisa diterima. Tinggal secara teknis bagaimana kita menuangkan
sehingga bisa mendapatkan perlakuan dan peluang yang sama," kata Arief.(tribun
network/dan/wly)

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas