Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jokowi: Agenda Baru Perkotaan Tidak Bisa Ditunda Lagi 

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan pada acara World Habitat Day 2020 yang digelar secara virtual.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jokowi: Agenda Baru Perkotaan Tidak Bisa Ditunda Lagi 
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan pada acara World Habitat Day 2020 yang digelar secara virtual.

Kota Surabaya kali ini menjadi tuan rumah.

"Atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan selamat datang kepada seluruh delegasi dan seluruh pemenang scroll off Honnour Award dari berbagai negara. Adalah sebuah kehormatan bagi rakyat Indoensia, bahwa kota Surabaya dipercaya sebagai tuan rumah penyelanggara di global observance of wolrd habitat day, tahun 2020," kata Jokowi yang disiarkan melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Senin, (5/10/2020).

Baca: Berbatasan dengan Laut China Selatan, Satgas TNI Laporkan Situasi Terkini Pulau Sekatung ke Jokowi

Presiden mengatakan pertemuan dalam acara World Habitat Day di Surabaya untuk meyakinkan kepada dunia bahwa agenda baru perkotaan pada 2036 tidak bisa ditunda-tunda lagi. Saat ini menurutnya 55 persen penduduk dunia tinggal diperkotaan. Pada 2050 mendatang jumlahnya akan meningkat menjadi 68 persen. 

"Laju peningkatan tertinggi terjadi di benua Asia dan Afrika," ujar Presiden.

Presiden mengatakan bahwa pada 2030 Indonesia akan berpenduduk hampir Rp 300 juta. Dari jumlah tersebut 63,4 persen tinggal diperkotaan. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Agenda baru perkotaan menjadi sangat penting. Jika tidak disiapkan secara serius pertumbuhan pesat masyarakat tersebut bisa memicu permasalahan, mulai dari masalah kepadatan hingga kemiskinan, masalah lingkungan dan ketersediaan ruang publik, ketersediaan infrastruktur dasar terutama air bersih dan sanitasi," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas