Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Jiwasraya

Lengkapi Berkas Tersangka Pieter Rasiman, Kejagung RI Periksa 4 Orang Sebagai Saksi

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono menyampaikan pemeriksaan keempat saksi untuk memberikan keterangan terhadap

Lengkapi Berkas Tersangka Pieter Rasiman, Kejagung RI Periksa 4 Orang Sebagai Saksi
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (11/8/2020). Benny akhirnya divonis penjara seumur hidup. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI memeriksa 4 orang saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono menyampaikan pemeriksaan keempat saksi untuk memberikan keterangan terhadap tersangka Pieter Rasiman.

"4 orang saksi baik sebagai pengurus maupun sebagai karyawan koorporasi atau perusahaan manager investasi," kata Hari dalam keterangannya, Kamis (5/11/2020).

Keempat saksi yang diperiksa adalah Gunawan Christopher selaku Agen PT. Mirae Sekuritas sekaligus Nomine BT dan Utomo Puspo Harto selaku Direktur PT. Topaz Investment sekaligus Nomine HH.

Baca juga: Berikan Efek Jera, Seluruh Terdakwa Korupsi Jiwasraya Harus Dimiskinkan

Selain itu, Susana Anggraeni selaku Karyawan Swasta / Asisten Sales PT. Lotus Andalan Sekuritas dan Anong Wicaksono selaku Karyawan PT. Hilmalaya Energi Perkasa, Tbk.

"Keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT. Asuransi Jiwasraya yang terjadi di Bursa Efek Indonesia," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung RI menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi di tubuh PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada hari ini, Senin (12/10/2020). Seorang tersangka tersebut adalah Direktur PT Himalaya Energi Perkasa Pieter Rasiman.

Baca juga: Kejaksaan Agung Diminta Optimalkan Sita Aset Koruptor Jiwasraya

Penetapan tersangka tersebut berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019. Dalam kasus ini, penyidik menyebutkan telah memiliki alat bukti yang cukup untuk menaikan status tersangka.

"Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, ditetapkan kembali Tersangka baru terhadap saudara PR dalam jabatannya sebagai Direktur PT Himalaya Energi Perkasa," kata Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (12/10/2020).

Dalam kasus ini, Pieter diduga pernah bertemu dengan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan pada Jiwasraya Syahmirwan dan mantan Direktur Keuangan Jiwasraya Hary Prasetyo di Kantor Jiwasraya untuk berbicara pengaturan investasi saham dan reksadana milik Jiwasraya.

Baca juga: Seperti Benny Tjokro, Heru Hidayat Juga Bakal Ajukan Banding Atas Vonis Seumur Hidup

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas