Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Sandiaga Uno Ngajar di Kartu Prakerja, Perluas Lapangan Kerja

Sandiaga Uno menyelenggarakan konferensi pers peluncuran kelas kewirausahaan di Rumah Siap Kerja

Sandiaga Uno Ngajar di Kartu Prakerja, Perluas Lapangan Kerja
IST
Sandiaga Uno di peluncuran kelas kewirausahaan di Rumah Siap Kerja, Sabtu (14/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sandiaga Uno menyelenggarakan konferensi pers peluncuran kelas kewirausahaan di Rumah Siap Kerja yang dapat dimiliki oleh penerima Kartu Prakerja melalui Tokopedia.

Acara peluncuran sekaligus talkshow tersebut digelar Sabtu (14/11/2020) dan dihadiri Rudy Salahudddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian yang juga adalah Ketua Tim Pelaksana Program Kartu Prakerja.

Hadir pula, Denni Puspa Purbasari selaku Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Sandiaga Uno selaku Founder RSK dan Roestiandi Tsamanov, co-founder CEO RSK.

Sandiaga Uno bersama dr. Tirta dan Edho Zell memberikan paparan mengenai “Percepat Pemulihan Ekonomi: Saatnya Generasi Rebahan Jadi Agen Perubahan, Ciptakan Lapangan Kerja Seluas-luasnya”.

Sandi mendorong anak muda Indonesia untuk memiliki semangat dan daya juang yang tinggi dalam menghadapi pandemi dan krisis ekonomi seperti saat ini.

“Generasi muda perlu memiliki mindset dan semangat yang tidak gentar dalam menghadapi berbagai perubahan, termasuk krisis seperti saat ini. Ayo anak muda, terus belajar, sehingga bisa aktif bekerja dan berdaya!” ujar Sandiaga Uno.

Dalam sambutannya, Rudy menjelaskan, Pemerintah ingin menghidupkan ekosistem Pelatihan di Indonesia melalui Program Kartu Prakerja.

Pemerintah juga ingin mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya peningkatan keterampilan dan keahlian secara berkelanjutan agar angkatan kerja kita dapat bersaing dengan tenaga kerja dari belahan dunia manapun.

“Masyarakat harus sadar bahwa kebutuhan pasar kerja selalu berubah mengikuti perkembangan jaman. Kita tidak bisa puas dengan keahlian dan keterampilan yang kita miliki saat ini,” ujar Rudy Salahuddin.

Rudy menambahkan, saat ini masih banyak Penerima Kartu Prakerja yang belum maksimal menggunakan saldo bantuan pelatihan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Yulis
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas