Projo Nyatakan Dukungan untuk 25 Paslon Pilkada 2020, Berikut Daftarnya
Ormas Projo mengumumkan 25 calon kepala daerah yang didukung dalam Pilkada 2020.Calon-calon tersebut bagian dari 270 pasangan
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Sanusi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ormas Projo mengumumkan 25 calon kepala daerah yang didukung dalam Pilkada 2020.
Calon-calon tersebut bagian dari 270 pasangan yang berlaga dalam perhelatan 9 Desember mendatang.
"Ini pengumuman tahapan pertama. Daerah lain akan kita umumkan segera, menunggu kajian aspirasi rakyat yg kami terima,” kata Desk Pilkada Projo Fredy Eko Prasetyo, melalui keterangan tertulis, Selasa (17/11/2020).
Baca juga: Relawan Jokowi Jadi Pejabat BUMN, Kritik Ombudsman Ditangkis Projo, Berikut Daftar Namanya
Fredy menjelaskan, Projo hanya mendukung calon-calon kepala daerah yang sejalan dengan gagasan dan program Presiden Joko Widodo.
Pemimpin daerah bagian tidak terpisahkan dengan kepemimpinan nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.
Kader-kader Projo selama berbulan-bulan menyaring masukan dan pendapat masyarakat di daerah masing-masing.
Baca juga: PROJO Minta Erick Thohir Perbanyak Komisaris dan Direksi BUMN dari Pendukung Jokowi
Mekanisme itu ditempuh agar calon yang diajukan dalam Pilkada 2020 tidak tercerabut dari akar budaya masyarakat setempat.
Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan DPP Projo ini juga mengatakan, calon itu bisa dikatakan miniatur kepempinan Jokowi di daerah.
"Kami tidak akan mencalonkan orang yang jauh dari rakyat dan tidak mendengar suara rakyat. Kami menginginkan pemimpin daerah yg sepenuh hatinya untuk rakyat," ujar Fredy.
Sekjen DPP Projo Handoko mengatakan pihaknya menelaah program-program calon kepala daerah. Prioritas kepala daerah terpilih nantinya adalah yang mampu menangani pandemi Covid-19 berikut dampak ekonominya.
Kepala daerah yang didukung Projo memiliki program memajukan ekonomi masyarakat dan daerah pasca pandemi Covid-19.
"Ada beberapa kader terbaik Projo yang menjadi calon kepala daerah dalam Pilkada 2020," ujar Handoko.
Handoko juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan protokol Covid-19 dalam kampanye dan pemungutan suara pada 9 Desember mendatang.
Projo meminta pemerintah daerah dan KPUD serius mensosialisasikan protokol Covid-19 dalam Pilkada 2020.
Baca tanpa iklan