Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Febri Diansyah Bocorkan Polemik Penyidik KPK Soal Perburuan Harun Masiku

Harun Masiku kembali jadi trending topik setelah kinerja KPK OTT Edhy Prabowo, Febri Diansyah ungkap polemik penyidik KPK

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
zoom-in Febri Diansyah Bocorkan Polemik Penyidik KPK Soal Perburuan Harun Masiku
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Harun Masiku kembali jadi trending topik setelah kinerja KPK OTT Edhy Prabowo, Febri Diansyah ungkap polemik penyidik KPK. 

"Dulu smpat ada polemik penggantian tim Penyidik yg OTT Harun Masiku..

Bahkan salah1 penyidik KPK, Kompol Rossa yg turun ke lapangan sempat dikembalikan ke Polri.

Sayangnya Dewan Pengawas tdk bs bertindak utk evaluasi proses pengembalian saat itu," pungkas analisis Febri Diansyah.

Febri Diansyah bongkar polemik penyidik KPK
Febri Diansyah bongkar polemik penyidik KPK

Seperti diketahui, Harun bersama tiga orang lainnya ditetapkan KPK sebagai tersangka pada 9 Januari 2020 atas kasus dugaan korupsi penetapan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.

Tersangka lainnya ialah eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, kader PDIP Saeful Bahri, dan eks anggota Bawaslu, Agustiani Tio Fridelina.

Harun Masiku dan rekaman CCTV kedatangan Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta
Harun Masiku dan rekaman CCTV kedatangan Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta (kolase tribunnews: kpu.go.id/kompasTV)

Ketiga tersangka itu diketahui sudah divonis bersalah di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan hukuman berbeda-beda.

Harun diduga memberi suap kepada Wahyu Setiawan agar bisa ditetapkan sebagai pengganti Nazarudin Kiemas yang lolos ke DPR, tetapi meninggal dunia.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia diduga menyiapkan uang sekitar Rp 850 juta untuk pelicin agar bisa melenggang ke Senayan.

(*)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas